Menulis Itu Gampang

Menulis itu Mudah : 3 Blogger dengan 3 Gaya Menulis

Posted on March 24, 2008 |

Dalam beberapa postingan terdahulu, Mumu , Fanabis dan Vendy telah dengan amat memikat mendedahkan jurus-jurus yang kiranya layak dikuasai ketika kita hendak menjadi pendekar dalam jagat penulisan. Dalam postingan kali ini, tak ada salahnya jika kita melihat bagaimana segenap jurus itu dipraktekkan secara nyata.

Untuk itu, saya akan mengambil tiga blog sebagai contoh. Tak ada kriteria baku dalam memilih tiga blog ini. Saya hanya melihat ketiganya memiliki gaya menulis yang amat berlainan, unik dan inspiratif.

Oke, tanpa perlu berpanjang-panjang, mari kita telisik gaya menulis tiga blogger berikut : Wicaksono - Ndoro Kakung, Sarah - Buanadara, dan Roni Yuzirman – Business and Beyond.

Wicaksono – Ndoro Kakung

wicak ndorokakung - Menulis itu Mudah - 3 Blogger dengan 3 Gaya Menulis

foto: Wicaksono, nDorokakung

Wicak, pengelola blog Ndoro kakung, saya kira merupakan sosok yang memiliki sejenis craftmanship, sejenis talenta untuk menjadi “pengrajin kata” nan ulung. Ia hampir selalu mampu meracik diksi dan merajut kalimat untuk menghasilkan sebuah tulisan yang berkarakter, kadang-kadang penuh jenaka, dan indah.

Dengan talentanya itu, ia kemudian mampu membangun sebuah ciri yang kokoh dalam segenap postingannya di Ndoro Kakung. Misalnya, ia senang membuka postingannya dengan kalimat reflektif semacam ini :

Perjuangan melawan kekuasaan adalah perjuangan ingatan melawan lupa, kata Milan Kundera. Untunglah penghapusan ingatan juga tak semudah membalik tangan.

Atau simak yang ini :

Saya kehilangan Indonesia. Rasanya baru kemarin saya taruh di sela-sela halaman buku pelajaran sejarah KEBANGSAAN. Tapi, hari ini tak saya temukan lagi bekasnya.

Wicak juga kreatif. Untuk membuat postingannya lebih elegan, ia menciptakan tokoh imajinatif, yang kemudian pelan-pelan menjadi ikon tersendiri dalam blognya. Tokoh legendaris itu adalah Paklik Isnogud dan Diajeng (meski yang terakhir ini sekarang jarang muncul).

Petikan kalimat berikut mungkin dengan jelas menggambarkan kecemerlangan Wicak dalam merajut kalimat, dan sekaligus membuat penokohan atas karakter Paklik Isnogud.

Inikah yang disebut gaya hidup? Snob?

Saya ndak tahu. Tapi, oleh karenanya, saya kerap iri pada Paklik Isnogud — telaga yang tenang itu. Bagaimana mungkin di tengah arus modernisasi yang gegap gempita dengan aneka simbolnya yang mentereng, ia kalem-kalem saja?

Bagaimana mungkin ia masih bisa bertahan dengan kendesitannya di tengah deru kapitalisme, hedonisme, juga kliyeng-kliyeng itu, lengkap dengan neon sign yang berpendar-pendar? Ia tak pernah menyentuh gendul-gendul Chivas Regal, Chardonnay, Dry Gin, dan seterusnya itu.

Kalaulah kita ingin menulis dengan gaya prosais yang indah, saya kira blog Ndoro Kakung bisa kita jadikan tempat untuk belajar yang ampuh.

Sarah – Buanadara

Sarah Buanadara Menulis itu Mudah : 3 Blogger dengan 3 Gaya MenulisSarah, pengelola blog Buanadara adalah gadis muda cantik rupawan dengan mata indah bola pingpong. Ia pernah menyulut kontroversi ketika pertama kali ngeblog lantaran melakukan copy-paste. Dan ini sungguh mengherankan, sebab ketika berderet tulisannya yang orisinal muncul, yang segera terbayang di kepala adalah ini : gadis muda ini rasanya memiliki talenta yang melimpah untuk menjadi penulis unggul.

Postingannya memang khas perempuan muda yang tengah mencari identitas : sarat dengan perenungan, lekat dengan nuansa sentimentil, namun semua itu disuarakan dengan amat personal. Dan jujur. Membaca postingan Sarah jadi seperti tengah berbicang intens dengan dirinya di sebuah sudut cafe, ditengah rintik gerimis.

Maka mari kita dengarkan bagaimana ia berdendang meracik kalimat:

Saat hujan turun, saat aroma tanah basah hinggap di penciuman. Sejenak ingin ku berhenti dan merasa, dengan segala perubahan yang ada dalam diriku.
Aku masih ingat ia dulu pernah berkata, “Hidup di kota besar itu gag mudah loh, apalagi di Jakarta dengan usiamu yang masih seumur jagung.”

Atau dengarkan pula kegelisahannya yang ini :

Malam adalah tempat memenjarakan cahaya…….
Lagu-lagu sendu sudah siap menemaniku terjaga sampai pagi, terkadang hujan serupa atom-atom yang turun ikut meramaikan keheninganku, dingin udara dan pekatnya malam kini sudah menjadi teman setiaku.
Bagaimana dapat tidur tenang, ketika banyak hal terjejal di setiap labirin otak?
Bagaimana bisa tidur tenang ketika otak selalu bekerja mencari jawab atas tanya??

Roni Yuzirman – Business and Beyond

roni yuzirman - Menulis itu Mudah - 3 Blogger dengan 3 Gaya MenulisRoni adalah seorang enterpreneur muda yang berwatak progresif. Melalui blognya, ia ingin menularkan virus dan spirit wirausaha itu kepada masyarakat luas. Karena itu, sejak awal ia sudah menegaskan manifesto gaya penulisannya. Ia ingin blognya menjadi semecam “blog pergerakan” : bagaimana melalui berderet tulisannya, ia ingin menggerakkan pembacanya untuk “bergerak maju”.

Mari kita simak manifesto gaya penulisannya :

Maksud saya, tulisan-tulisan saya itu bertujuan agar pembacanya tidak hanya mendapat pemahaman atau pencerahan saja. Tidak hanya membuat anda termangut-mangut sambil bergumam, ” Ooo I see….”. Blog ini bertujuan mengajak pembacanya untuk “take inspired action”, bertindak. Melakukan sesuatu.

Tak herannya, jika kemudian gaya menulisnya sarat dengan “semangat pergerakan” : lugas, menggedor, dan mendorong pembacanya untuk segera mengambil tindakan. Ia baru merasa berhasil dalam menulis jika semakin banyak orang yang terinspirasi, dan kemudian mengambil tindakan konkrit.

Jikalau Anda ingin mendalami gaya menulis a la pergerakan, maka blog Roni ini sungguh merupakan alternatif jitu untuk singgah sambil mereguk inspirasi.

DEMIKIANLAH, tiga blogger dengan tiga gaya menulis yang saling berlainan dan menawarkan ”sudut pandang” yang berbeda-beda. Ketiganya unik, dan ketiganya mungkin telah memberi pencerahan yang berharga bagi ranah blogosphere di tanah air.
———————

Yodhia Antariksa: Menulis itu Mudah - 3 Blogger dengan 3 Gaya MenulisNB:

Tulisan ini merupakan sudut pandang Yodhia Antariksa, yang dipersembahkan untuk Sudutpandang.com, mengenai topik “Menulis itu Gampang”. Racikannya di blog Strategi+Manajemen amat cerdas, bernas, dan inspiratif, sehingga menjadi salah satu blog yang rutin saya kunjungi.

Tulisan terkait:

Menulis Itu Gampang: Mulailah Sejak Dini
Menulis itu Mudah: Menulis itu Bukan Bakat Namun Kompetensi
Menulis itu Gampang: Memberi “Roh” pada Tulisan
Menulis Itu Gampang: Mulailah dengan Blog
Menulis Itu Gampang

Comment: arrow

18 Responses to “Menulis itu Mudah : 3 Blogger dengan 3 Gaya Menulis”

  1. ndingaren tenan potone ndorokakung iso ngganteng. :D

  2. heh? itu fotoku ya? *gosok-gosok mata* … masih gak percaya .. :D

  3. kok bisa fotogenic gitu ya si Ndoro :P

  4. Wah, Pak Nukman.. Harusnya foto close up Sarah ada juga di sini.. Pasti lebih indah drpd foto Ndoro Kakung ato Mas Roni. Hihi, padahal fotonya bisa ‘dicolong’ dari wikinya CahAndong loh (cuma ntar yg lihat shock lagi).

    Hahaha..kaget saya melihat foto Sarah di Wiki Cahandong. Saya taruh foto aslinya saja di atas

  5. Itu pasti kamera nya mahal yang pakdhe nukman ?.wajar kalau si pakdhe wicak bisa terlihat ngganteng.:D

    **piss ndoroooo**

    Memang amat sulit mendapatkan pose ngganteng ndoro. Fotografer saya terpaksa pake kamera digital camera SLR 10,1 Megapixel, dengan tipe lensa EF/EF-S, itu pun mesti pakai telelense ;)

  6. ndorokakung di sini lebih “indah” dari aslinya :) peace….

    pal yodhia, salam kenal

  7. pakde boleh tak comot ndak ????

    aku pngn nampilin ini di blogku ;))


    Boleh. Jangan lupa sebutkan sumbernya dan kasih pranala luarnya ya.

  8. aaaaah..ndoro ganteng :-x

  9. heh? ipul ngomong ndoro ganteng?
    wah, katarak..

  10. ah… Ndoro Kakung nggaya sok artis pake songgo oang segala, eh salah songgo janggut…oh salah lagi curek2 kuping… hi njijiki tenan..

  11. [...] NB: Wah, saya jadi ge-er deh. Profil blog saya ditulis Pak Nukman lagi di sini. [...]

  12. wah. sarah emang selalu nampak cantik

    *kenapa lebih banyak yang terpesona liat ndoro daripada sarah yak

  13. Heeh…iya disitu ndoro beda looh
    Waah…kenapa ndak bilang mau majang fotoku disitu, kan aku bisa kirimi yang lebih baguss. *Dikeroyok orang sebLoger*

  14. bagusan foto sarah yang kujepret di kopdar cibubur itu
    *salah fokus, semua malah mbahas foto*

  15. hmmm…saya jadi ingin lebih aktif menulis, cuma kadang2 terbentur waktu. Dan ketika ada waktunya, idenya lupa…gimana nih.
    Menurut “perasaan” saya, tulisan saya enak u dibaca, tapi ngak tau menurut anda2…
    Mohon koreksi dan pengarahannya.
    O ya blogku guawijaya.wordpress.com.

  16. idenya kadang ga nyampe bos…

  17. luar biasa kang. I Like Your Blog, Have Powerfull idea’s

  18. Silaturahim saja.

    Tentang gaya menulis memang buanyaak sebanyak blogger. Kata-kata ibarat manik-manik yang bisa menjadi apa saja tergantung kreatifitas perangkainya.

    Salam,
    Perangkai kata menjadi bermakna

Leave a Reply

Recent Comments

Berita:

Yang baik diambil, yang buruk dibuang jauh2… yang membedakan orang dinilai dari sudut pandangnya…

Bobby:

Saya salut kepada menteri wanita kita !!!

Muhammad Farij:

Pengusaha…adalah orang yang tangguh. Jlo kt mau berfikir panjang, sudah selayaknya kt bercita...

Sudah_fajar:

Inspiring article… buat anak muda belia…mjd entrepeneur adalah lebih dari sekedar...

andyQ:

semoga menjadi kenyataan

Rudy:

Selamat atas terbentuknya wadah yang akan mengajak orang menjadi lebih derajatnya dengan slogannya Tangan di...

smartdrive

Copyright © www.sudutpandang.com 2008 - Powered by Virtual Consulting | Valid XHTML - CSS