Posted on April 28, 2008 |
Ya, tiga syarat saja untuk jadi pengusaha. Itu yang saya sampaikan di acara talkshow “Wanita dan Wirausaha” yang digelar Kutukutubuku.com dalam rangka hari Kartini, Sabtu lalu di ITC Permata Hijau, Jakarta. Di hadapan para pelanggan toko buku online yang kebanyakan ibu-ibu muda itu saya memberikan contoh wanita yang sukses meniti gelombang kewirausahaan dari nol. Termasuk dalam contoh itu adalah Susi Pudjiastuti. Tiga dara pendiri Kutukutubuku.com — Ollie, Angel, dan Christine — juga termasuk yang saya jadikan contoh, meski mereka baru memulai bisnis ini setahun lalu.

Apa ketiga syarat itu?
Pertama: Berani meninggalkan zona nyaman.
Setiap orang selalu merindukan zona nyaman. Mereka setengah mati berusaha meraihnya. Dan setibanya di zona tersebut mereka istirahat dan menikmati kenyamanan. Sayangnya, sebagian besar tertidur di zona itu, tak mau bergerak, sehingga tanpa sadar zona itu lama-lama tidak nyaman dan bahkan cenderung berbahaya. Dan ketika sadar, ia tak mampu lagi keluar dari zona nyaman dan — apa boleh buat — ia terjabak di sana selamanya.
Salah satu zona nyaman yang berbahaya bagi karyawan adalah gaji atau pendapatan yang tetap. Sedangkan bagi pengusaha adalah penguasaan pasar atau kestabilan perusahaan.
Nah, mereka yang berbakat jadi pengusaha adalah mereka yang tidak terjebak dalam zona nyaman. Bahkan mereka cenderung mencari tantangan untuk menciptakan zona nyaman baru. Mereka berani bertarung di pasar. Mereka berani menjual harta yang dimilikinya untuk memulai usaha. Susi Pujiastuti, sang ekportir hasil laut terbesar di negeri ini misalnya, memodali sendiri bisnisnya dengan menjual anting-anting dan gelangnya seharga Rp 750 ribu. Saya sendiri sempat “menggadaikan” rumah dan menjual mobil ketika usaha saya sempat goncang di tengah jalan.
Sementara Ollie dan Angel berani meninggalkan zona aman sebagai karyawan dengan gaji tetap demi membesarkan toko buku onlinenya (Kutukutubuku.com), butik onlinenya (Heartyboutique.com) serta solusi toko onlinenya (TukuSolution.com). Contoh lain, Iim Fahima dan Adhitia Sofyan berani meninggalkan gaji mewahnya sebagai karyawan biro iklan tradisional dan masa depannya yang cerah di sana, untuk membangun konsultan komunikasi pemasaran online Virus Communications.
Ketika sudah jadi pun, mereka yang berjiwa pengusaha tidak berhenti. Mereka biasanya resah dan segera berusaha meninggalkan zona aman “bisnis sudah jadi”. Mereka terus berpacu untuk membesarkan usahanya. Uang mereka tidak dibiarkan menganggur di bank, reksanada dan sejenisnya. Mereka tumpahkan harta mereka untuk menciptakan peluang baru.
Kedua, Fokus.
Memang ada saja pengusaha yang sukses meski ia tidak fokus di bisnis terntentu. Meski demikian, setahu saya, lebih banyak pengusaha yang sukses karena fokus ketimbang yang kurang fokus. Bill Gates tutup mata bertahun-tahun sepanjang hidupnya hanya fokus di bisnis peranti lunak, dan dia menjadi orang terkaya di dunia13 tahun berturut-turut. Susi Pudjiastuti yang setiap hari bergelut dengan ikan, kini jadi eksportir hasil laut terbesar. Sebaliknya, kebanyakan konglomerat yang masuk ke sana ke mari, bahkan membuat bank ketika boom bisnis finasial 1980-an, akhirnya terpuruk dan jadi pasien BPPN.
Fokus itu bertahun-tahun. Bukan cuma beberapa tahun. Apalagi beberapa bulan. Maka fokus di sini adalah fokus yang butuh kesadaran dan penuh passion.
Ketiga, Determinasi.
Pengusaha itu jatuh sekali, bangun dua kali. Jatuh dua kali, bangun tiga kali. Jatuh sepuluh kali, bangun sebelas kali, dan seterusnya. Sama seperti laba-laba membangun sarangnya. Ia terus menerus merajut sarang. Meski kena angin dan jatuh, ia kembali lagi meneruskan sarangnya agar jadi utuh. Jatuh lagi pun, ia kembali lagi. Seperti tak kenal lelah. Tak kenal kecewa. Tak kenal putusasa. Tak kenal mengeluh.
Mereka punya determinasi.
Tak kenal menyerah sebelum saatnya.

foto: peserta talkshow yang ingin jadi wanita pengusaha
Anda mau menambahkan syarat lain menjadi pengusaha?
April 28th, 2008 at 4:24 pm
Intinya adalah bertindak sekarang juga!
Thanks ya Pak sudah berkenan hadir di acara kami…
April 28th, 2008 at 4:24 pm
wuih…benar-benar menggugah kembali semangat saya! zona nyaman, fokus, dan determinasi memang menjadi faktor yang sering menjadi kunci sukses para pengusaha…
syarat lain jadi pengusaha? seperti kata pak nukman… mulailah dari sekarang
nggih mboten?
April 28th, 2008 at 4:24 pm
Thanks Pak Nukman yang sudah bersedia hadir di event perdana kutukutubuku.com dan memberikan petuah-petuahnya tentang wirausaha yang saya yakin sangat memotivasi semua peserta yang hadir untuk menjadi wanita pengusaha!
Syarat lain menjadi pengusaha: punya PASSION di bidang yang digeluti! Kalau tidak punya passion saja banyak yang bisa berhasil, bayangkan kalau punya kecintaan terhadap apa yang kita kerjakan itu, saya yakin hasilnya akan berlipat ganda.
April 28th, 2008 at 4:37 pm
Terima kasih pak Nukman,
mungkin belum skarang juga saya akan memulai bisnis, saya percaya waktunya pasti datang.. masih sibuk ngurus si kecil niiihh…
April 28th, 2008 at 7:05 pm
Tergelitik juga rasanya ingin jadi pengusaha. Menarik sekali materinya, sayangnya I missed it! Please invite me next time ya pak Nukman!
April 28th, 2008 at 8:18 pm
Waduh2 pantesan Pak Nukman awet muda, la peserta seminarnya caem caem semua, kekekekek…Saya nambahin dikit ah.. kalau mau jadi pengusaha harus sedikit bicara banyakin action-nya, sedikit analisa kerjakan segera, lakukan banyak kesalahan kalau perlu berulang-ulang, tapi jangan pernah sekalipun melakukan kesalahan yang sama.
April 28th, 2008 at 10:25 pm
wah wanita-wanita yang tangguh
April 29th, 2008 at 2:29 am
setuju dengan Ollie, bertindak sekarang juga…
April 29th, 2008 at 8:50 am
Kayaknya masalah terbesarnya no.2 tuh.. : FOKUS.
Untuk bisa fokus tentunya harus sudah punya ide, dan penetapan tujuan. Tetapi pada perjalanannya kok ide nya malah sering berganti - ganti ya.., akhirnya tujuannya pun bergeser terus, dan tak pernah tercapai.
Pak Nukman sempat seperti itu juga? Atau memang dari awal langsung mendapatkan 1 tujuan pasti yang tidak bergeser?
April 29th, 2008 at 9:21 am
wah Pak Nukman paling cakep 1 ruangan itu
April 29th, 2008 at 1:06 pm
tepat guna sekali 3 syarat itu.. ^^
wuih, dikelilingi ibu ibuuu..!!!
pasti bergenit genit ria disana..
hihihi..
April 29th, 2008 at 1:58 pm
.. penyamun disarang wanita
April 29th, 2008 at 4:29 pm
thx pak Nukman….
Ga rugi deh aku ikutan event itu, walaupun harus berkorban sdkt dana dan daya, cause aku yg paling jauh dateng kali ya, dari Jogja.
Btw, Pak aku minat banget nih untuk jadi pengusaha wanita, boleh donk minta lebih jauh kiat-kiatnya spy jd wanita tangguh kaya mb Ollie dkk.
Good Luck buat pak Nukman
April 29th, 2008 at 4:59 pm
[...] Nukman Luthfie menyebutkan bahwa ada tiga syarat untuk jadi pengusaha, maka saya - dalam implementasinya - (secara sadar atau tidak) menerapkan manajemen Punakawan. [...]
April 29th, 2008 at 5:32 pm
Pak Nukman,
Saya melamar menjadi ascet (asisten penjet) laptop bapak dimanapun bapak presentasi pakk….
April 30th, 2008 at 6:44 pm
Mantab Pak …
Pepatah kuno : “Buatlah apa yang bisa dijual, bukan menjual apa yang bisa dibuat” semoga melengkapi yang sudah Pak Nukman tulisakan :d
May 2nd, 2008 at 1:33 am
Terima kasih atas tulisannya pak. Inspiring, dan menyemangati, hehehe.
May 2nd, 2008 at 7:23 am
Luar biasa pak, Ide - ide anda memang sungguh cemerlang. Sukses buat anda dan kita semua…:)
May 2nd, 2008 at 10:48 am
Ada satu lagi yang jangan sampai terlupakan,…ikhlas
May 2nd, 2008 at 6:15 pm
ass., salam kenal, nice inspirational blog…
May 2nd, 2008 at 6:44 pm
Salam Kenal Bos,
Postingan ini saya pinjam buat blog saya yah..
Maaf, ini sangat berguna sekali buat motifasi saya. kalo boleh saya memperkenalkan diri,
saya adalah sulung dari 10 bersaudara dan Pedagang Pasar baru Cilegon tapi saya juga freelance bantu kawan saya supply barang sparepart elektronik di PT.KS.
saya berkali2 jatuh bangun mebuat usaha saya agar tetap langgeng/eksis..
ini menginspirasi saya agar tetap berjuang karena saya menghidupi ortu,adik2 saya dan istri saya yang masih kuliah..
arggh…
buat saya hidup adalah a great struggle…
benar2 yang harus diperjuangkan…
yah…
ketahanbantingan….
May 3rd, 2008 at 1:54 am
setujuh sama semua pointnya om, tapi menurutku ada yg ketinggalan, yaitu will power nah,will power ini harus dijaga supaya tetep punya semanagat jadi tingkatannya lebih besar dari determinasi….
May 3rd, 2008 at 9:35 am
jadi pengusaha memang membutuhkan mental baja
harus bisa menjaga semangat dalam bisnis dan
menghadapi kesulitan
May 3rd, 2008 at 4:03 pm
Yang step 1 berani meninggalkan zona aman, itu berarti kita harus meraioh zona aman dulu ya pak? dari kata2nya saja jelas meninggalkan. Wah .. berarti target pertama adalah meraih zona aman dulu nih.
May 4th, 2008 at 2:34 pm
wah.. jadi pengusaha emank harus bener2 punya semangat yang tinggi untuk bisa meraih kesuksesan ya..
May 4th, 2008 at 8:38 pm
lha kalo sudah di zona nyaman piye pak? apa harus menidaknyamankan diri lagi?
May 8th, 2008 at 11:17 pm
Kalau yang namanya gagal berusaha itu sesuatu yang harus kita alami lebih dulu kalau perlu berkali kali tidak apa-apa. Itulah syarat utama untuk menjadi sukses. Tapi kalau gagal dan gagal terus, yakinlah bahwa kesuksesan sudah semakin dekat…… setuju ??? 08194140162
May 10th, 2008 at 10:05 pm
enak juga jagi orang ganteng banyak yang naksir …. Ibu-ibu apa benar?
May 15th, 2008 at 1:52 pm
semoga kita bisa membangun bangsa ini dengan menjadi entrepreneur.
May 15th, 2008 at 2:20 pm
siap jadi pengusaha
May 18th, 2008 at 3:40 am
betul bgt yg ke-3 syarat td tp mngkin tmbhnya pertam mental, kedua siap jd org gila, ketiga nekad
May 18th, 2008 at 8:20 pm
NYALI untuk memulai sebuah usaha saya rasa sangat penting pak…heheheh salam kenal !
May 21st, 2008 at 2:05 am
Dibutuhkan sebuah keberanian untuk memulai.
Dibutuhkan sebuah niat agar menjadi berani.
Dibutuhkan sebuah doa agar lahir niat yang baik.
May 21st, 2008 at 12:22 pm
Yang penting punya niat dan bertekad untuk meraih hidup yang lebih baik, Insya Allah kita akan bisa melihat peluang-peluang yang lebih baik.
Sudah banyak contoh yang saya lihat di keluarga saya, memang ada yang susah dulu, tapi longer term akan mencapai taraf ekonomi yang lebih baik, dan lebih aman, karena tidak tergantung sama orang yang menggaji kita
Salam entrepreneur (mantan karyawan)
Novento Design
interior design consultant & contractor
May 26th, 2008 at 8:26 am
setuju.. !
setelah ini saya nyusul…
May 26th, 2008 at 1:01 pm
Hampir semua referensi yang saya baca memberikan sinyalemen yang sama untuk menjadi seorang pengusaha. Dan memang berarti harus begitu.
Saya sendiri sejak lulus langsung bekerja hingga saat ini kurang lebih 8 tahun. Masalahnya memang ada kegamangan atau lebih tepatnya mungkin keraguan. Bagaimana harus meninggalkan pekerjaan dan konstentrasi penuh dalam suatu usaha.
Ada 2 temen saya mencoba itu, akhirnya kembali lagi bekerja.
Sebagaimana diungkap oleh Purdi Chandra, mungkin kebiasaan menggantungkan pada otak kiri ini membuat penggunaan otak kanan sangat terbatas. Sehingga tidak bisa melahirkan energi besar untuk menjebol tembok kuadran satu menuju kuadaran 3 atau kuadran 4 nya Robert TK.
Tetapi saya masih yakin bahwa akan ada saatnya untuk membuat revolusi, sehingga tidak terjebak dalam zona nyaman ini, yang sebenarnya juga jauh dari nyaman, diluar rasa syukur saya kepada Allah yang telah melimpahkan rezeki, disaat banyak orang lain dalam keadaan yang lebih tidak beruntung.
June 7th, 2008 at 12:37 pm
salut buat Pak Nukman, hehehe
June 9th, 2008 at 1:57 am
Bagus sekali pak syarat2nya…thx for sharing…:D
June 10th, 2008 at 10:04 am
Menurut saya, “Uniqueness” is the most important thing - tidak hanya dalam dunia “pengusaha” namun dalam segala lingkup kehidupan.
July 5th, 2008 at 9:56 pm
Memang berat meninggalkan zona nyaman (kerja, dapat gaji bulanan+tunjangan_insentif+bonus).
Waktu mulai memutuskan membuat usaha sendiri, saya sempat tertekan karena tak lagi dapat gaji bulanan, uang simpanan habis utk modal bahan baku, barang blm bnyk yg beli, setiap promosi dicuekin terus, bahkan dianggap remeh banyak orang krn jualan handicraft.
Saya sempat merasa sendirian tanpa ada support darimanapun, tapi Alhamdulillah sekarang sedikit demi sedikit mulai ada orang yang mau jd marketing dagangan saya
Benar, kalau mau jadi pengusaha berhasil itu harus tangguh!
July 11th, 2008 at 3:49 pm
Assalamualaikum Wr.Wb.
menurut saya tindakan meninggalkan zona nyaman adalah tindakan yang tidak selalu benar,orang yang sudah sampai di level tersebut dan pengen sabar di tempat itu malah itu yang menurut saya bagus. betapa banyak orang2 dengan gaji yg tinggi, kehidupan yang mapan tergiur untuk punya usaha dan juga tidak sedikit yang gagal. provokasi dari bapak adalah tindakan berbahaya. seandainya diikuti dan tidak berhasil, apakah bisa menjamin mengembalikan kenyamanan yg dulu pernah diraih.
Sementara orang2 yang sabar tetap tekun menjalani kehidupan gajian malah banyak justru hidupnya lebih tenang, bahasa simpelnya ‘mau nyari apalagi sih’ mensyukuri yg udah didapat aja belum sempat kok masih gak puas dan ingin ikut2an mengejar mimpi orang lain yang belum tentu cocok buat qta.
banyak kok orang gajian yang tetap bekerja sampai pensiun, malah tenang menjalani kehidupannya karena dia udah melakukan yang terbaik di pekerjaannya.
sementara orang2 yang katanya mau jadi penguasa malah masih pontang panting memelihara usahanya.
Bagi saya dimanapun qta di takdirkan, alangkah indahnya dijalani dengan penuh syukur tanpa perlu neko2 ingin sukses seperti orang lain.
kesuksesan ada di hati qta bukan.. diharta yg qta buru dan di seminar2 yang kadang lebih banyak provokasinya..
July 11th, 2008 at 11:44 pm
saya sangat terarah tentang pak Nukman uraikan
July 14th, 2008 at 2:35 pm
Syarat yang kelihatannya mudah tapi kadang terasa berat bagi kita ketika akan memulainya.
Syarat tambahan dari saya: Banyaklah berdoa supaya kita diberi kekuatan untuk melaksanakan semua syarat itu dengan baik.
July 18th, 2008 at 2:56 pm
setuju pak lutfie…
tapi mesti ditambah empat lagi tuh..
1. ACTION…
2. ACTION…
3. ACTION…
4. ACTION…
tapi pake perhitungan, jangan ngelantur alias ngawur..
salam kenal dari salah satu anggota KLP 4…
August 1st, 2008 at 9:19 am
waduh…
saya masih smk…
apa bisa jadi pengusaha sukses juga iah???
August 6th, 2008 at 11:40 pm
bersedekah, satu hal yang secara otomatis akan memudahkan jalan kita untuk sukses menjadi pengusaha
ingat E=MC2 ???
itu rumus manusia yang hanyua akan mendapatkan timbal balik persis seperti apa yang di keluarkan
tapi sedekah memiliki runus
H=S.N
H=hasil
S=nilai sedekah
N= nilai yang bs adna isi sendiri berdasar pada kadar keikhlasan kita masing-masing
buktikan sendiri!!!
August 8th, 2008 at 10:22 am
Bagi teman2 yang berminat dengan bisnis abon, dapat berpartner dengan saya. Dan saya mohon saran dari teman2 untuk meningkatkan ekspansi dari bisnis abon saya, saya masih kesulitan dalam promosi di internet dan mencari link yang bagus…
Tnx
August 9th, 2008 at 12:29 pm
wah.., selamat buat acaranya..
semoga sukses!!!
keep u’r enthusiastic!!
August 12th, 2008 at 3:20 pm
“Tak kenal menyerah sebelum saatnya”
kapan kita mengenal saatnya? ketika jatuh 10kali, atau kapan Pak?
sedangbutuhpencerahan
August 26th, 2008 at 9:41 am
Pengusaha…adalah orang yang tangguh. Jlo kt mau berfikir panjang, sudah selayaknya kt bercita - cita utk jd pengusaha. bagaimana tidak…klo kt bs stabil/istiqomah/sabar…kt akan menemukan track, dan kt akan mendapatkan quantun financial.
beda dgn karyawan, yg sdh terukur penghasilannya.padahal kebutuhan kt belum pasti.
So kenapa tidak utk menjadi pengusaha
slogan jawa”..sabar ki subur, tekun ki tekan..”