Entrepreneurship, Inspiring Person

Susi Pudjiastuti: Sudah Menjadi Kupu-kupu.

Posted on April 24, 2008 |

Perempuan itu mengaku asli Jawa, wajar jika berbahasa Jawa. Namun karena bertahun-tahun berjibaku membangun bisnis di pantai Pangandaran, ia juga luwes berbahasa Sunda. Apa boleh buat, lantaran puluhan tahun melayani pelanggannya di manca negara, dan ia sering terbang ke sana dengan pesawatnya sendiri (ya, pesawatnya sendiri), ia pun bercakap bahasa Inggris seolah berlidah bule. Rasanya nyaris mustahil hal itu terjadi jika kita tahu masa lalunya, karena ia “cuma” lulusan SMP dan “hanya” bakul ikan laut. Wanita berkulit gelap eksotis itu bernama Susi Pudjiastuti.

Susi Pudjiastuti Pangandaran

Barangkali, April ini kebanyakan perempuan Indonesia mengingat Kartini, para pahlawan perempuan lain, serta perempuan perkasa lain yang ditulis media menjelang Hari Kartini. Namun, yang terbayang di benak saya saat ini justru seorang perempuan yang lolos dari pantauan media. Saya justru ingat Susi Pujiastuti — seorang perempuan pebisnis, yang membangun bisnisnya dari nol, sehingga menjadi perusahaan pengekspor hasil laut segar (lobster, tuna, udang, kakap) kelas kakap di Indonesia dengan nilai ekspor puluhan juta USD. Maka untuk menuntaskan rasa ingin tahu mengenai sosoknya, tim Niriah.com — portal ekonomi bisnis syariah yang kami bangun tahun lalu — berusaha mewawancarainya.

Tak mudah mendapatkan waktu wawancara karena ia terbang ke sana ke mari. Ketika ia ada waktu, sekretarisnya mengirim sms, bahwa kami akan diterima di Pangandaran. Kami dipersilahkan ke bandara Halim, Jakarta dan akan dijemput dengan pesawat Cessna menuju Pangandaran. Maka terbanglah Mumu, editor Niriah.com, dengan salah satu pesawat Susi Air — maskapai pesawat carter yang dibangun Susi — menuju pantai Selatan. Hasil pengamatan dan wawancaranya bisa dinikmati di Niriah.com: Susi Pudjiastuti: Sukses Berbisnis Lewat Jalur Alami.

Saya menulis di sini hanya untuk memberi catatan tambahan saja.

Pertama, ia seorang yang sukses karena gigih melewati proses.

Berbekal Rp 750 ribu hasil menjual gelang, kalung, dan cincin miliknya, Susi mulai jadi pengepul ikan pada 1983. Waktu itu ia baru sanggup membeli 1 kg, besoknya 2 kg, lusa 5 kg. Begitu seterusnya. Dalam tempo setahun, ia berhasil memasuki pasar Cilacap.

Makin maju usahanya, Susi lalu mulai menyewakan perahu untuk nelayan mencari ikan dan mobil untuk pengiriman. Kini ia punya ratusan perahu dan puluhan truk. Ia pun kemudian menjadi penyalur tetap hasil laut ke beberapa pabrik besar di Jakarta. Tiap hari, pukul 15.00, ia ke Jakarta untuk setor. Di tengah jalan, ia mampir ke Cikampek untuk mengambil kodok. Sampai di Jakarta malam. Setelah mandi dan istirahat ia langsung balik ke Pangandaran. “Begitu tiap hari,” tutur perempuan bersuara berat ini seperti dikutip Jawa Pos.

Ia terus berproses untuk maju.

Dari pengepul dan memasok pabrik dan restoran, ia kemudian meningkatkan diri menjadi produsen dan pengekspor hasil laut.

Kedua, dia selalu berusaha memberi nilai tambah.

Ia tahu, semakin segar ikan yang diekspornya, semakin tinggi pula harganya. Harga ikan dan udang yang fresh sampai ke Jepang kurang dari 24 jam, bisa dua kali lipat lebih mahal. Misalnya, ikan laut yang biasanya US$ 3/kg, maka kalau tiba kurang dari sehari semalam, harganya bisa menjadi US$ 8/kg. Itu sebabnya ia tak segan-segan membeli pesawat terbang Cessna agar ikan atau udang yang diekspor bisa tiba kurang dari 24 jam.

Ia juga tahu, semakin murni ikan itu dari bahan pengawet, semakin banyak diburu penggemarnya. Maka ia pun membuat pabrik pengolahan ikan tanpa bahan kimia. Pendinginnya pun ramah lingkungan karena menggunakan amoniak, bukan freon yang merusak ozon.

Ia juga paham, meski karyawannya bergelut dengan ikan setiap hari, mereka membutuhkan tempat kerja yang nyaman. Maka pabrik ikannya pun dibangun mirip mal — penuh dengan keramik dan kaca — meski untuk itu ia harus menggelontorkan biaya investasi yang lebih mahal.

Ketiga, ia mengamalkan ilmu ekonomi bisnis.

Jangan tanya teori kepadanya. Ia akan menggeleng. Ia memang tak dibekali ilmu akademis. Sekolah SMA saja DO. Jadi ketika ditanya apa resep suksesnya, ia tak mampu menjawab. Tapi coba perhatikan apa katanya kepada Niriah.com: “Menurut saya ilmu ekonomi itu alamiah. Kalau orang mau berdagang, ya sediakan barang yang bagus, kasih harga yang bagus, begitu saja.”

Ia memang tidak belajar secara akademis. Namun dari jejaknya, terlihat jelas bahwa ia justru mengamalkan berbagai ilmu manajemen yang banyak diteorikan oleh para pakar manajemen.

Susi AirDengan ketiga faktor itulah, menurut saya, ia bermetamarfosa dari ulat (seorang yang tekun menggeluti bisnisnya tanpa mengeluh, pantang menyerah) menjadi kupu-kupu (pengusaha hasil laut yang sukses). Kini kupu-kupu itu terbang makin tinggi karena ia juga membangun maskapai pesawat carteran, sebagai ekspansi usahanya. Pesawat Cessna yang semula hanya dipakai untuk mendukung ekspor hasil lautnya ternyata mampu menggugah semangat wirausahanya untuk masuk ke bisnis baru: pesawat carteran. Tahun ini ia bakal memiliki 14 pesawat kecil yang terbang ke daerah-daerah pelosok, termasuk Aceh dan Papua.

Comment: arrow

48 Responses to “Susi Pudjiastuti: Sudah Menjadi Kupu-kupu.”

  1. Biasanya kita ulap (silau)melihat yang tampak kini… dan susah mbayangin terjal berlikunya jalan yang sudah dilalui sebelum sampai yang kini.. Saya mengidolai Bu Susi..

  2. Wanita cerdas!

  3. Selain karena naluri bisnisnya yang kuat, Ibu Susi juga mengamalkan nilai nilai lain dalam berbisnis yang membuat beliau tambah sukses seperti melestarikan lingkungan, tidak serakah, penolong dan dermawan, pokoknya a good person all around, inspiring sekali..:)

  4. Luar biasa! ketika membuktikan kemampuan berbisnis yang didasari naluri, bakat serta kemampuan yang keras tentu menghasilkan sesuatu yang indah.

  5. Yang membuat saya terharu adalah sifat sosialnya yang tinggi, dia orang pertama (bersama suaminya) yang masuk ke Meulaboh pasca tsunami Aceh, dengan pesawat Cessna nya, mendarat di lapangan udara yang sudah retak-retak…

    Btw,
    Kaos nya saya kirim ke mana pak?
    :D

    NL:
    Wah beneran mau kirim kaos nih? Kirim ke kantor baru ya. Virtual Consulting, Gedung Kindo ruang 202, Jl Raya Duren Tiga 101, Jakarta 12760

  6. saya sudah lama dengar kiprah beliau.. sering masuk TV dan berita berita akan kesuksesannya. dan saya tidak kaget dengan hal itu, karena memang dia mulai benar benar dari bawah dan sifat dan sikap beliau yang selalu seimbang terhadap sesama an alam.

    Tapi saya betul betul Salut dan bangga ;)
    Semoga akan banyak kartini kartini dan susi susi di tanah air ini.

  7. Perjuangan yang hebat dan cerdas…. Kesuksesan ibu Susi karena selalu belajar dan belajar. Patut jadi teladan.

  8. [...] Silakan dibaca di sini dan di sini. [...]

  9. Kesuksesan ibu susi mungkin juga karena orang dibelakang layar “suami beliau” Christian von Strombeck, seorang insinyur aerospace berkebangsaan Jerman.

  10. Memang setelah menikah dengan Stomberg, bisnis Susi semakin jaya. Namun, sebelum itu pun ia sudah menorehkan jejak sukses.

  11. hebat sekali. sosok yang sangat inspiratip. salut!
    makasih postingannya pak nukman :)

  12. mantap!

  13. sangat menyentuh perasaan…tulisan yang hebat om..

  14. Dari tahun 1983 ya..
    Bukan saja ilmu manajemen alamiahnya yang hebat…
    Daya tahan dan keuletannya patut diacungi jempol juga..
    Bener-bener salut saya…

  15. Mulai hari ini juga, saya memutuskan untuk mendidik diri sendiri seperti cara berpikir Ibu Susi. Perempuan Indonesia memang tangguh!

  16. Saya salut…semua pastinya tidak semudah membalik telapak tangan, tapi hasilnya tidak sia-sia.

  17. suatu hari nanti, sayah juga bakal jadi kupu kupu.
    ini kepompong kampusnya blom kelar kelar.

  18. keren sekali.. salut saya…

    bentar lagi saya nyusull..

  19. saya teringat sosok ini sewaktu Bencana Tsunami Aceh, saat para menteri masih bingung koordinasi bantuan. Dia terbang langsung dengan pesawat Cessnanya untuk membawa bantuan ke daerah terpencil di sana

  20. semoga semakin banyak susi-susi lainnya yang muncul di indonesia, pengusaha yang tidak serakah tapi dermawan dan memahami karyawannya

  21. sosok ini memang sangat inspiratif dengan semangat, ketekunan dan kerja kerasnya yang sudah menjadi salah satu kisah populer di bisnis Indonesia.

    OOT : disini kok gak ada posting soal ujicoba printer multifungsi HP ya :-D

  22. Cerdas dan independent.Jadi memotivasi saya untuk terus maju dan mengolah additional values yg saya miliki.

  23. Madame Susi
    You Rock! You deserve every pennies you got and more

    The Tough Gets Going

    Peace

  24. Very inspiring story Pak.

  25. Nih ada yang lebih keren cerita suksesnya Sang Senior

  26. Bu Susi pertama kali sy lihat di salah satu TV Swasta, bersyukur Indonsia punya KARTINI spt. Bu Susi. Sungguh tak terbayang proses beliau hingga bisa menjadi skrng ini. KARTINI Indonesia yang sungguh luar biasaa. Smg ada Kartini2 lain yg lebih hebat. Kapan ya TDA bisa undang beliau utk sharing di Komunitas TDA.. :)..

  27. niriah harus memperbanyak interview seperti ini..

  28. Wah keren tenan.. Semua Berproses

  29. [...] Pak Nukman mulai memberikan motivasi dengan menceritakan tentang wanita entrepreneur hebat bernama Susi Pudjiastuti yang sekarang sudah punya maskapai Susi Air (ada 14 pesawat Susi Air yang digunakan untuk keperluan [...]

  30. Salut u/ bu susi.
    do’akan saya yg juga sedang berproses ya.

  31. [...] di blog selingkuhan Om Nukman. Tentang si Ibu Susi Pudjiastuti. Yang sukses berbisnis lewat jalur [...]

  32. Hmmm…

    Tertantang semangatku…

  33. [...] contoh wanita yang sukses meniti gelombang kewirausahaan dari nol. Termasuk dalam contoh itu adalah Susi Pudjiastuti. Tiga dara pendiri Kutukutubuku.com — Ollie, Angel, dan Christine — juga termasuk yang [...]

  34. Andaikan 25% saja orang Indonesia seperti beliau..
    Gak ada PHK buruh
    Gak ada busung lapar
    Gak ada SDA yg dieksplor asing

  35. pribadi yg inspiring & motivating, ditambahkan catatan tambahan yg ber’isi’ bgt…ijin copas & fwd yah Pak? Tererengkyu…

  36. [...] contoh wanita yang sukses meniti gelombang kewirausahaan dari nol. Termasuk dalam contoh itu adalah Susi Pudjiastuti. Tiga dara pendiri Kutukutubuku.com — Ollie, Angel, dan Christine — juga termasuk yang saya [...]

  37. keren banget bu susi……….
    mau donk kayak bu susi….
    doain ya….
    salam aja buat bu susi…
    sukses slalu ya….

  38. keren abiz dech…
    salut banget ma bu susi…

  39. alissandro_86 Says:

    whah, hebat sekali yak ibu satu ini..
    sesuai dengan judul yang diberikan pak Nukman, Inspiring person.. Especially for me, soalnya saya basic studinya perikanan, dan masih bercita-cita untuk bisa teguh,berkarya dan bekerja di bidang Perikanan..nantinya

    hehe, doain yak..

  40. bu susi = kartini sekarang

  41. Beberapa kali saya mendengar cerita tentang Bu Susi menuju sukses. Gak pernah bosen

  42. sungguh teladang yang patut ditiru niw…”pantang menyerah” inspiratif banget

  43. Sebetulnya banyak sekali inpirator seperti Bu Susi Pudjiastuti, coba dech kita luangkan waktu browsing di internet dan mengikuti forum-forum pengusaha. Ada banyak sekali pengusaha sukses yang tidak/belum diekspos oleh media.

    Semenjak krisis ekonomi 1998 bangsa kita semakin kreatif. Ada yang berhasil mengekspor tanpa bantuan pemerintah, memasarkan produk lewat internet, mendadak beromzet milyaran dari ekspornya, dan masih banyak lagi.

    Saya berharap semakin banyak media yang menginformasikan Susi Pudjiastuti lainnya, sehingga akan memberikan multiply effect bagi bangsa kita.

    Salam
    DS Rachmat

  44. keren banget, from zero to hero.

  45. [...] Ny. Susi dari Pantai Pangandaran Jawa Barat, meskipun beliau hanya lulusan SMP namun sekarang memiliki sebuah pesawat pribadi dan perusahaan [...]

  46. Saya belajar banyak dari tulisan pak Nukman.

  47. Wanita yang cerdas, gigih, punya kemauan yang kuat… memberikan inspirasi bagi kaum wanita lainnya. Salut untuk Bu Susi

  48. saya cukup salut sama Bu Susi, tapi, sosialnya terhadap masyarakat supaya ditingkatkan terutama buat Mahasiswa di tempat usahanya berada

Leave a Reply


Online Survey Personal Branding Nukman Luthfie, Berhadiah!


Online Strategy

Recent Comments

Yana:

Memang berat meninggalkan zona nyaman (kerja, dapat gaji bulanan+tunjangan_insentif+bon us). Waktu mulai...

Yana:

Haduh…haduh.. Alhamdulillah saya ketemu tulisan ini. Sama dng yg saya alami. Waktu memutuskan mulai...

fx minory:

“JANGANLAH MENANGIS KARENA PUTUS CINTA … AKAN TETAPI MENANGISLAH KARENA PUTUS...

Vandy:

Baru tau bill gates keluar dari microsoft. Memang hebat orang itu….

febri:

saya baru ngeh om bill gate mundur dari ladang emasnya, saya setuju dia mundur (memberikan kesempatan kpd...

Dwi Heriyanto:

Bill Gates mengundurkan diri, mungkin kata2 tersebut kurang tepat, Bill Gates bukan mengundurkan diri...

Bisnis Award

Copyright © www.sudutpandang.com 2008 - Powered by Virtual Consulting | Valid XHTML - CSS