Tips Menghadapi Orang yang Keras Mempertahankan Pendapatnya Meski Disodori Fakta

Pernah ketemu teman yang begitu kokohnya memegang pendapatnya, meski sudah disodori fakta-fakta yang seharusnya secara akal sehat menyadarkannya? Semakin kuat kita memberikan fakta, justru semakin kokoh ia mempertahankan pendapatnya.

Mungkin bukan hanya pernah, tapi sering. Bukan hanya dalam kehidupan offline kita sehari-hari di rumah, di kampung atau di kantor, tetapi juga di media sosial. Facebook, Twitter dan bahkan Instagam juga dipenuhi dengan orang-orang yang asal berbeda pendapat dan merasa paling benar. Demmikain pula Grup WhatsApp. Ya kan? Ya kan? Ya kan? ­čśë

Lalu harus bagaimana kita?

Pertama, carilah persamaannya. Meski ada hal yang berbeda, masa sih nggak ada yang sama? Misalnya sama-sama suka kuliner, musik, atau sama-sama suka banget main pokemon.┬áMulailah dengan “berada dalam satu kesamaan”.

Kedua, kita sendiri pun mesti terbuka terhadap pandangan kita sendiri. Jangan-jangan kita juga keliru. Jika kita meminta pihak lain berpikiran terbuka, kita juga harus terbuka terhadap kemungkinan kita salah.

Dengan posisi seperti itu, kita lebih mudah berkomunikasi dengan orang yang kita anggap keras kepala, karena si keras kepala mulai melunak.

Dua hal ini tak selalu manjur untuk meluluhkan hati orang yang keras kepala, tapi layak dicoba.

sumber gambar: stubborn.

Related posts

Leave a Comment