STOP Penyebaran Konten yang Memicu Kengerian

Ada gambar dan video yang tidak pantas disebarluaskan ke publik, antara lain: gambar/video kekerasan/kecelakaan yang berdarah-darah, gambar/video KORBAN kekerasan/kecelakaan yang berdarah-darah.

Media-media arus utama dunia (termasuk Indonesia tentunya) menjaga betul kepantasan ini. Perhatikan berita-berita atau tayangan TV mengenai hal ini. Mereka memberitakannya secara masif tetapi tanpa foto korban dengan posisi tak pantas atau berdarah-darah.

Memang ada beberapa media arus utama yang melewati batas itu, termasuk media-media yang menampilkan foto bunuh diri dua wanita di Banding, bahkan ada yang menayangkan vicdeonya. Media seperti itu layak dikutuk dan diboikot.

Media sosial, sebagai media publik, tak memiliki “kesepakatan” menganai kepantasan itu. Tidak mengherankan jika foto atau video kekerasan bertebaran dan menviral di media sosial. Para pengguna media sosial sebaiknya mencontoh media arus utama dalam hal kepantasan menyebarkan ini.

STOP penyebaran konten yang memicu kengerian!

*Ini yang saya sampaikan ke BBC Indonesia di bawah ini*

Related posts

Leave a Comment