Terpadunya Ponsel, Laptop dan TV untuk Hiburan

Sebagai orang yang seringkali terlambat menonton film-film baru di bioskop, dahulu saya sangat senang jika beberapa bulan kemudian film tersebut tayang di televisi. Untuk film-film favorit yang belum pernah saya tonton di bioskop karena terlambat, seperti Kungfu Hustle yang dibintangi Stephen Chow, saya sampai nonton teve setiap film itu disiarkan ulang di televisi.

Sempat, pada suatu ketika, saya membeli CD/DVD film bajakan, agar bisa menonton film-film baru, yang kadang masih tayang di bioskop. Lalu kapok, karena itu cuma memperkaya para pembajak. Mencari versi gratisannya di Internet? Pernah juga. Tapi itu bajakan juga.

Nah, begitu ada versi legalnya, dengan harga terjangkau saya mulai berubah. Saya berlangganan layanan VoD (video on demand) online CatchPlay dan iFlix, yang bekerjasama dengan Indihome. Sebagai pelanggan Indihome,  sangat mudah bagi saya membayar film-film yang saya tonton, karena bisa disatukan dengan tagihan bulanannya.

Versi awal layanan VoD CatchPlay dan iFlix hanya bisa dinikmati via ponsel pintar dan desktop/laptop karena set-top-box Indihome versi awal belum mendukung untuk menonton di televisi. Jadi saya unduh aplikasi kedua layanan VoD itu agar bisa nyaman menonton di ponsel dengan layar 5,5 inchi. Di laptop sih saya menontonnya via browser. Film-film di kedua layanan VoD itu mengalir lancar di jaringan Indihome ketika saya tonton via ponsel maupun laptop.

Namun saya ingin juga menonton film-film  layanan VoD itu di televisi, yang layarnya jauh lebih lebar. Bagaimanapun juga, bedalah rasanya menonton film di layar ponsel 5,5 atau 11 inchi di layar laptop, dengan televisi yang 42 inchi ke atas.

Nah, pekan lalu petugas Indihome datang ke rumah, mengganti set-top-box lama dengan yang baru. Mereka menyebutnya Hybrid Box. Begitu diganti dengan hybrid, layar televisi pun berubah total, dengan tampilan teve cerdas.

hybrid

Layanan teve kabel USeeTV seperti kanal-kanal LiveTV, TVonDemand, VoD dan lainnya tetap ada, namun di home tampil beberapa layanan baru, termasuk dua layanan VoD yang selama ini hanya bisa saya nikmati via ponsel dan laptop.

Enaknya, layanan VoD ini terintegrasi di media ponsel, laptop dan TV. Satu film yang baru saya tonton 15 menit di ponsel misalnya, bisa saya lanjutkan menontonnya  di laptop, dan kalau belum selesai bisa juga, bisa saya lanjutkan ke televisi, tanpa harus memulai dari awal. Aplikasi layanan VoD itu mendeteksi, pada menit ke berapa saya berhenti menonton. Jadi kalau mau menonton lagi ya tinggal dimulai dari menit terakhir menonton.

catchplay

Keterpaduan inilah yang membuat saya bisa nikmat menonton film-film yang relatif baru, kapan saja, di mana saja, dengan media apa saja (ponsel, laptop, televisi).

Terobosan teknologi memang memanjakan manusia.

Related posts

4 Thoughts to “Terpadunya Ponsel, Laptop dan TV untuk Hiburan”

  1. perkembangan teknologi emang ga pernah ada abisnya 😀

  2. maka dari itu seiring perkembangan teknologi, kita sharusnya bisa lebih canggih sebangai pengguna teknologi sebgai media hiburan

  3. Netflix. Netflix. Aku cinta Netflix.

  4. Dunia memnag semakin wowww aja nih perkembangan teknologi yang semakin mantap, entah apa lagi yang ada di tahun” berikutnya? kita tunggu aja

Leave a Comment