Mengapa Asal Blokir Konten Porno?

Sore ini banyak perbincangan mengenai rencana pemblokiran Tumblr karena alasan konten porno. Jika rencana itu jadi, maka inilah situs besar global kedua yang diblokir pemerintah karena alasan pornografi setelah Vimeo.

Semua paham, Internet itu gudangnya pornografi. Konten jenis ini memang akan mencari jalan apapun untuk mencari yang membutuhkan. Sebaliknya, yang membutuhkan akan mencari jalan apapun untuk mendapatkannya. Tentu saja mencari celah tetap bisa mengakses seandainya situs tersebut diblok. Vimeo pun bisa diakses dengan mudah, meski diblok, asal tahu caranya.

Konten porno tak hanya ada di situs-situs web yang bertebaran di Internet. Di era media sosial, konten porno kini amat mudahnya ditemukan, termasuk di Facebook, Twitter, Instagram dan lainnya. Asal tahu kata kuncinya, search saja, akan ketemu konten yang dicari.

Blokir adalah cara termudah untuk melawan pornografi di Internet.

Tapi dengan blokir penuh sebuah situs (bukan parsial), kita menutup rapat-rapat semua manfaat positifnya. Situs seperti Tumblr, juga Vimeo itu manfaat positifnya amat banyak. Di situs itu banyak konten yang bisa menambah wawasan, ilmu, juga peluang usaha pengaksesnya.

Terbayangkah betapa ruginya kita jika Facebook atau Twitter juga diblokir karena di dalamnya ditemukan konten pornografi?

seeds

Saya jadi teringat tulisan lima tahun lalu. Ada cara lain “melawan” konten negatif: yaitu dengan memperbanyak konten positif.

Mengapa kita tidak berusaha memperbanyak konten positif daripada asal ngeblok konten negatif?

*sumber foto di sini.

update 17/02/2016. Kominfo batal blokir Tumblr.

Related posts

6 Thoughts to “Mengapa Asal Blokir Konten Porno?”

  1. Hadi Suwantoro

    Apa layanan terkait punya kebijakan anti pornografi sesuai peraturan di Indonesia? Seandainya ingin tidak diblokir kebijakan anti pornografi indonesia yg harus dipersalahkan. Coba kalau di Indonesia boleh pornografi pasti web dan layanan tsb tidak mungkin diblokir.

    Seperti Ketika vimeo diblokir saya rugi juga karrna video tutorial banyak disana tp anehnya kenapa youtube tidak diblokir?

    Mungkin youtube juga punya kebijakan anti pornografi yg bisa diterima di sini.

  2. Seandainya pemerintah tau DNS Bersih, dan menganjurkan DNSB Bersih sebagai penapisan konten di sisi user, maka Tumblr tidak perlu diblokir utuh, karena DNSB memblokir Tumblr secara parsial

  3. […] berpesan di sini, untuk menghalau konten-konten negatif di internet kita harus memperbanyak konten […]

  4. anton bireuen

    Salam Pak Nukman,

    Saya cenderung berpikir ekstrim untuk pencegahan penyebaran pornograf secara sporadis yaitu dengan memutus atau melarang sama sekali corporate2 besar sekelas google, facebook dll beroperasi di Indonesia.. mereka cuman berfikir profit saja tanpa memperdulikan content2 yg ada di situs mereka..

    Saya setuju dengan opini bapak untuk memperbanyak konten2 positif agar konten2 negatif bisa ditekan.. namun, yang jadi persoalan ialah demand terhadap konten negatif itu selalu lebih besar dari positif.. maaf, itu faktanya kan?

    Mari kita lihat negara china yang melarang google beroperasi dinegaranya. mereka membuat konten mesin pencari sendiri (bing) dan berhasil mencegah masuknya globalisasi negative kenegaranya.. tidak perduli apa kata dunia.. yang penting kata mereka bisa selamat dan berdaulat itu jauh lebih penting..

    Bagaimana dengan kita bro?

  5. Selama ada yang mencari dan membutuhkan, maka selama itu pula pornografi akan terus ada.
    Yang bisa dilakukan adalah mengurangi, dan apa yang ditawarkan Pak Nukman benar sekali, yaitu dengan memproduksi konten positif.

  6. hendra

    alah sok suci lo pada,… belum tentu kli ada kejahatan dlm menonton video porno itu ada lgian itu cuma hiburan doang,…
    buktinya sekarang pun byk pemerkosaan di bwah umur hamil di luar nikah dn byk lagi orang poligami dn entah apa itu terutama orang besar apa itu kurang bukti kenapa mesti video porno yg di salah kan,… lagian cuma hiburan doang kan,… bukan nya lo pada suka

Leave a Comment