Masa Tua ala Petani

Hampir setiap pagi saat mudik pekan lalu di Wates saya sempatkan jalan-jalan ke sawah-sawah. Kebetulan pada suatu pagi, ada seorang petani, umurnya sekitar 60 tahunan, sendirian menyirami tanaman cabe, tanaman selingan di antara musim tanam padi.

 

Meski baru beberapa menit berkenalan, ia bisa akrab dan bercerita bahwa dua anaknya sudah kerja di Bekasi dan Jakarta. Anak ketiganya, masih tinggal bersama dia, tak mau jadi petani, memilih membuka bengkel di dekat rumahnya.

Ia tampak sehat dan segar. Saya yakin itu karena ia bekerja terus di sawah. Kerja fisik di udara dan air yang bagus.
Bukan hanya padi dan cabe, ia juga bertani jagung manis. Namun, lebih dari itu, ia juga membantu “kulakan” jagung manis untuk dijual istrinya ke pasar-pasar dalam bentuk jagung rebus. Setiap hari, dalam kondisi normal, ia dan istrinya bisa menjual jagung rebus sekitar Rp 150 ribu.
“Selisihnya cukuplah buat hidup kami sehari-hari,” katanya.

Hitung sendiri jika marginnya 30% saja (padahal makanan bisa lebih tinggi) yang ia dapat lebih dari cukup untuk hidup berdua di kota kecil, itu belum termasuk dari hasil panen padi dan cabe.

Tentu bukan hanya kisah manis yang ia petik. Kadang ia juga mesti gigit jari karena gagal panen. “Kemarin jagung manis tak bisa dipanen karena kena hama putih,” katanya dengan nada biasa saja. Sepertinya gagal panen itu bagian hidup yang ia terima.

“Anak-anak sudah minta saya agar di rumah saja, tak usah repot bertani atau berdagang jagung manis rebus. Semua kebutuhan akan mereka kirim tiap bulan,” katanya. Tapi seperti yang kuduga, ia menolak. “Enak begini, ada yang dikerjakan.”

Dan sehat!

Masa tua, memang indah jika bisa mandiri dan sehat.

Related posts

4 Thoughts to “Masa Tua ala Petani”

  1. Jas

    Salam. Saya Jas dari Malaysia. Pos nya bagus sekali. Saya suka cerita tentang padi & pekerjanya itu. Teruskan penulisan nya. Senang-senang lawati laman web saya ya, di http://unittrustinvestment-jw.blogspot.com
    Pelaburan di unit trust malaysia juga dibuka untuk warga negara luar. Minimum pelaburan 3 tahun ke atas. Keuntungan minimum, jangkaan tahunan dari 9%-15% setahun. Boleh jadi lebih.. feel free to follow my blog. Ada Facebook boleh juga like page saya… https://www.facebook.com/investment.unittrust

    Sampai ketemu.

    JAS
    UNIT TRUST CONSULTANT
    PUBLIC MUTUAL BERHAD
    (wholly-owned subsidiary of Public Bank Berhad)
    +6017-7055381
    jas.elegant@gmail.com

  2. kalo kata orang kampung sih, kalo ndak kerja badan pegel pegel mas. 🙂

  3. Kebanyak orang menginginkan seperti itu Pak, tua sehat dan mandiri, bagaimana caranya menggunakan waktu pada waktu sudah pensiun, anak sudah jauh, saudara juga jauh?
    adakah tips dan pengalamannya?

  4. Jalan pagi banyak manfaatnya karena kita bisa olahraga apalagi pergi ke sawah sangatlah bagus untuk kesehatan apalagi orang2 yang sudah berusia lanjut.
    Terimakasih

Leave a Comment