Hindarkan Anak-Anak dari Facebook!

Sudah berkali-kali media massa kita menulis tentang anak SMP-SMA yang hilang dari rumah, diculik atau pergi dengan temannya asingnya di Facebook. Baru-baru ini kita dihebohkan dengan berita pemerkosaan terhadap anak perempuan yang dilakukan oleh teman-temannya yang dikenal di Facebook. Masih banyak peristiwa pelecehan seksual terhadap anak-anak di jeraring sosial terbesar di jagad itu yang tidak ditulis media, tapi terus terjadi dan berulang.

Ya. Facebook. Bukan Twitter. Bukan Google+. Bukan yang lain. Hanya Facebook yang selama ini dirisaukan, bahkan jauh-jauh hari di negara yang melahirkannya, di Amerika Serikat. Facebook dituduh sebagai sarang kaum pedofil mencari calon mangsanya. Sedemikian seriusnya fenomena itu sampai dibahas di The Oprah Show, yang ditonton ratusan juta orang, baik di AS maupun negara lain.

Facebook itu social media yang amat kompleks dan lengkap fiturnya. Mereka yang aktif di Facebook tanpa sadar mencatatkan kisah hidupnya di sana, berupa timeline. Sekali kita berteman dengan seseorang, sang teman itu leluasa menganalisa kita hanya dari timeline kita yang kita torehkan waktu demi waktu. Ini mempermudah orang yang berniat buruk kepada kita. Akan lebih mudah lagi jika yang disasar adalah anak-anak yang masih amat polos.

Maka Facebook sudah membuat peraturan, anak yang umurnya di bawah 13 tahun tidak diperbolehkan memiliki akun Facebook. Bahkan sang pembuat Facebook, Mark Zuckerberg dengan tegas mengatakan: “Facebook TIDAK dibuka untuk anak-anak di bawah 13 tahun.”

nofb

 

Facebook berusaha mencegah agar anak-anak di bawah 13 tidak bisa mendaftar. Namun, prakteknya, bocor juga. Jutaan anak-anak punya akun di Facebook, dengan alasan utama agar bisa main game online. Mereka memalsukan umur agar bisa mendapat akun Facebook. Tapi game di Facebook itu social game, yang harus dimainkan dengan orang lain. Saat berkenalan dengan orang lain untuk main game itulah, jika ketemu yang berniat buruk, anak tersebut bisa jadi sasaran empuk.

Banyak orang tua yang tak memahami aturan Facebook ini. Saya beberapa kali bertemu dengan ibu-ibu yang bangga anaknya punya akun Facebook. Mereka tak sadar ada bahaya pelecehan seksual yang mengintai.

Facebook sudah berusaha menahan agar anak di bawah 13 tahun tak bisa mendaftar. Facebook bahkan mematikan akun-akun yang terbukti dimiliki anak di bawah 13 tahun.

Tapi pencegahan dari Facebook tidak cukup.

Yang lebih penting adalah dari orang tuanya.

Saya sendiri sebagai orang tua melarang anak di bawah 13 tahun untuk membuka akun di Facebook, meski pun kehidupan digital keluarga saya lumayan tinggi, dengan akses broadband di rumah dan begitu banyaknya device untuk mengaksesnya. Bahkan untuk yang sudah di atas 13 tahun pun, sebagai orang tua, saya berteman dengan anak di Facebook.

Bagi orang tua, juga pendidik, baca tools Facebook ini, yang membantu kita memahami Facebook lebih baik lagi dan mengamankan anak kita dari kejahatan seksual maupun kejahatan lain.

Menurut saya sih bukan hanya Facebook. Social media lain pun sebenarnya tak terlalu bagus buat anak-anak karena bisa mengurangi waktu bermainnya. Anak-anak jauh lebih sehat jika waktunya lebih banyak untuk bermain dengan teman-temannya di dunia nyata, daripada sendiri menatap layar (baik TV maupun gadget).

Dua setengah tahun lalu saya sudah mengingatkan hal ini. Silahkan baca di: Jejaring Social Bukan untuk Anak-Anak.

Related posts

5 Thoughts to “Hindarkan Anak-Anak dari Facebook!”

  1. setuju dgn postingan ini pak 🙂

  2. […] Selanjutnya saya menominasikan 15 blogger berikut untuk dapet “One Lovely Blog Award”…. 1) Om CumaKataKata 2) Intan~KuraKuraHitam 3) Cut Isyana 4) Ilham~TheMoonHead 5) Yoga~SaungTintaJalanan 6) Sekar Langit 7) Kang Yan 8) Edo 9) SimplyChi 10) Swistien 11) Bhella Bhello 12) Irfan Handi 13) Mechtadeera 14) Sang Terasing 15) Sudut Pandang […]

  3. ntiee

    kalo acc si anak, kita yg pegang dan cuman bteman ma kita gimana ?
    slama ini sih cuman buat iseng² aja misal mo tag foto gitu

  4. Salam kenal sebelumnya, Pak.
    Saya setuju. Anak saya baru berusia 11 tahun, sering sekali minta dibuatkan akun Facebook tapi kami (saya dan papanya) tidak membolehkan.

    Sebisa mungkin kita menaati aturan yang ada, jangan diakal2i. Kalo 13 tahun baru bisa ya jangan diakal2i supaya umur si anak seolah2 sudah 13 tahun.

    Selain itu, dampaknya memang banyak negatifnya.

  5. […] Baca juga tulisan lama saya: Hindarkan Anak-Anak dari Facebook. […]

Leave a Comment