Lakukan Sekarang!

Di penghujung tahun, saya penah nge-tweet tanya soal resolusi tahunan.
Siapa yang selalu bikin resolusi tiap akhir tahun? Seringnya berhasil atau gagal? πŸ˜€
Puluhan jawaban masuk, 90% bilang resolusinya hanya sebagian tercapai atau malah gagal total alias resolusi sebatas resolusi.

Saya kemudian men-tweet opini saya soal resolusi tahunan seperti ini:

Kenapa resolusi tahunan tak jarang malah gagal? Β Karena setahun itu waktu yg panjang. Kalo mau berubah ya berubah aja saat itu juga.

Misalnya: Tahun depan resolusinya mau rajin olahraga. Lhaaa kenapa musti nunggu tahun depan? Hari itu aja paksa olahraga πŸ™‚

Lain cerita, kalo resolusinya terkait keuangan, misalnya: beli rumah. Itu emang butuh waktu buat ngumpulin duit.

Satu tahun itu waktu yang panjang. Kita bisa melakukan banyak hal dalam setahun. Banyak. Banget.

***

Saya percaya dengan kekuatan “lakukan sekarang”. Ketika ingin melakukan perubahan, lakukan saat itu juga, tak perlu menunggu moment atau waktu yang tepat. Ketika perubahan itu terkait perilaku kita, perubahan bisa dilakukan saat itu juga. Jika tidak, berarti memang niat berubahnya tidak besar.

Seperti contoh di atas. Kalo pengen hidup sehat, olahraga hari itu juga. Pengen disiplin menabung, berhemat hari itu juga. Pengen lebih perhatian pada keluarga, hari itu juga sisihkan waktu bersama keluarga. Dan seterusnya.
Tak lama setelah saya nge-tweet tentang resolusi, seorang pemred majalah wanita wawancara saya via phone.

Pertanyaannya: Apa kunci agar sebuah niat/resolusi itu tercapai?

Menurut saya, besarnya niat itu terkait dengan Self awareness. Artinya, jika seorang individu sadar fungsinya sebagai individu, fungsinya dalam keluarga dan lingkungan maka niat untuk berubah menuju perbaikan akan semakin besar dan cepat.

Contoh: Jika seorang laki-laki sadar betul tanggungjawabnya yang besar pada keluarga, maka ia akan memutuskan hidup sehat, olahraga dan berhenti merokok. Kenapa? dengan hidup sehat, dia akan lebih produktif bekerja, ngga sakit-sakitan dan menyusahkan anak istri. Bayangkan, apa jadinya jika dia ngga sehat? siapa yang akan melindungi keluarganya?

Contoh lain: Jika seorang ibu sadar betul bahwa ibu adalah orang yang paling punya pengaruh besar dalam membentuk perilaku anak, ia akan habis-habis mengubah karakternya yang buruk agar tidak menular pada anak. Bayangkan, apa jadinya seorang anak yang dibesarkan oleh ibu yang memiliki karakter buruk, misalnya, senang memaki?

iim

 

Contoh lain: Jika seorang pemimpin perusahaan sadar betul bahwa banyak orang yang menggantungkan hidup di perusahaannya, ia akan terus berusaha hidup sehat supaya bisa lancar bekerja dan menjadi sandaran banyak keluarga.

Self awareness. Sadar tanggung jawab sebagai individu. Sadar tanggung jawab sebagai anggota keluarga, dan masih banyak lagi alasan lain untuk sadar.

Self awareness melahirkan “now attitude”. Berubah sekarang juga,kerjakan saat itu juga tak perlu menunggu momen khusus.

There is no such a “right time”. All I know is “now” time. Tomorrow is bullshit.
Ketika kita menunda besok, maka yang akan terjadi adalah, kita menunda selamanya.

Lakukan perubahan sekarang. Atau kita tak akan pernah berubah sama sekali.

oleh Iim Fahima

Founder & CEO Queenrides.com
Twitter: IimFahima

Tulisan lain Iim Fahima:

Kebiasaan Datang Pagi ke Kantor, Investasi Sehat untuk Diri Sendiri.

Related posts

26 Thoughts to “Lakukan Sekarang!”

  1. Saya baru kepikiran resolusi tahun ini setelah baca blog ini. Tahun ini saya mau wirausaha jualan buku. Mau beli pak? bukunya buku saya sendiri πŸ˜€

  2. Artikel yang menyadarkan betapa niat saja tidak cukup…harus di lakukan sekarang dan action..menarik sekali

  3. seperti tagline detikcom: detik ini juga, saya suka 3Mnya AA gym,

  4. Makasih mb Iim…
    Seperti biasa, sangat menginspirasi tulisannya..

  5. […] banget baca tulisan mba Iim Fahima di blog ini. Rasanya kayak nonjok muka […]

  6. Belajarlah pada kecoa
    Gesit, lincah & mampu beradaptasi

  7. self awarness jg dipengaruhi banyak faktor2 dr luar, lingkungan, teman,dll. oleh karena itu, bagi saya sendiri, butuh pengingat utk komitmen resolusi2 itu. seperti misalnya buat time schedule lengkap dgn prioritas, minta teman atau keluarga utk mengingatkan target dan semacamnya πŸ™‚

  8. aji, Indonesian

    Betul. Seperti 3Mnya AA Gym.

    And I like your words “Tomorrow is bullshit” hihi..:)

  9. resolusi saya tahun ini pengen punya usaha sendiri πŸ™‚

  10. salut dengan judul diatas..

    terkadang memang mas, ketika kita menginginkan sesuatu, kita sering menunggu waktu yang tepat, waktu yang benar, atau mungkin harus disesuaikan dengan mood.
    Nah waktu menunggu inilah yang membuat kita semakin jauh untuk menyelesaikan resolusi yang telah kita buat..

    jadi LAKUKAN SEKARANG πŸ™‚

  11. Memangnya kita bs jamin besok masih hidup?

    So make today is our best day!

    – the only easy day is yesterday –

  12. tulisan ringan tapi penuh motivasi.
    sering saya tak sadar akan tanggung jawab saya.

  13. dibandingkan bikin resolusi tahunan, saya cenderung lebih suka bikin yang bulanan, bahkan mingguan. πŸ˜€

  14. Gagal bikin posting refleksi 2011
    Gagal bikin posting resolusi 2012
    Ya sudahlah…….

  15. yup betul ms, lakukan apa yg ingin engkau lakukan sekarang.. ^^

  16. adi

    resolusi saya hampir selalu tercapai bahkan beberapa malah lebih dari yang diharapkan. resolusi saya di tahun 2012 ini telah didicanangkan
    1. Selambatnya Oktobe kebun sawit saya bertambah 2 kavling Menjadi total 4 kavling (4 Ha).
    2. Budidaya Ikan Mas di cirata 2 unit masing 2 pada bulan maret dan desember akhir.

    jika dikalkulasikan akhir tahun ini aset saya akan menjadi sebesar 1 M 60 juta rupiah.

    Amin ya Allah

  17. Saya suka dengan kata “now attitude”. Just do it now.

    Great article.

  18. Just DO it. Begitu kata slogan NIKE.

  19. Peni Cahyaningtyas

    sangat setuju pak! kalo bisa sekarang, kenapa harus ditunda-tunda tahun depan? πŸ™‚

  20. Betul sekali Pak, banyak sekali pekerjaan tertunda bahkan bisa menumpuk karena kita tidak langsung mengerjakan tugas itu, dan kalukan sekarang! sepertinya harus punya mental, yaitu mental Disiplin dan sukses.
    BTw. sepertinya kok dah lama tidak update blognya pak?

  21. […] banget baca tulisan mba Iim Fahima di blog ini. Rasanya kayak nonjok muka […]

  22. kata-kata yang bagus,,sangat memberiku pencerahan

  23. ini pemilik webnya sangat profesional sekali dalam menulis, boleh minta ajarin dunk mas hehhe

  24. Action!
    bukankah rute sejauh 100 km dimulai dari langkah pertama.

  25. Nana

    Sungguh Profesional

Leave a Comment