Blogger itu Bagai Jutaan Matahari Kecil

Hobi rutin yang saya lakukan minimal sebulan sekali adalah:  membuka statistik Google AdPlanner untuk mengetahui situs apa saja yang sering dikunjungi orang Indonesia dan negara lain. Saking rutinnya, menjadikan saya kurang peka. Namun, entah kenapa pagi ini sudut pandang saya agak lain.

Bahwa Facebook adalah situs paling banyak dikunjungi orang Indonesia itu suda terjadi sejak lama.  Lalu disusul oleh Yahoo, Blogspot, WordPress, 4Shared, Kaskus, Detik.com, Kompas.com, Vivanews, Multiply (Google AdPlanner Juli 2011).  Tentu harusnya ada Google di situ, tapi datanya tidak dikeluarkan oleh Google Ad Planner.

Tunggu…… ada yang terabaikan selama ini oleh mataku. Perhatikan: dari 10 situs terbesar itu, hanya tiga yang kita sebut sebagai media mainstream, yang kontennya dibuat oleh jurnalis, yakni Detikcom, Kompas.com dan Vivanews.  Konten tujuh situs terbesar lainnya diisi oleh jutaaan manusia non jurnalis!

Bahwa Blogspot dan WordPress di posisi ketiga dan keempat, itu menunjukkan blog masih dibaca dan jadi idola, meski posisisatu dikuasai Facebook. Jadi, publik Internet sebenarnya menyukai konten buatan manusia biasa. Justru karena itulah, para blogger mestinya bisa menjadi alternatif media mainstream tanpa harus menjadi jurnalis.

Jika selama ini kita mengeluh saja terhadap tayangan media mainstream yang kita anggap kurang mendidik, lebai, isinya disitir untuk kepentingan tertentu (agenda setting), meningkatkan rating/klik dengan cara melanggar etika (misalnya menayangkan video kerusuhan terus meski kerusuhan sudah usai, membuat judul yang heboh, dll ), para blogger bisa membuat konten penyeimbang. Misalnya, kita bisa menulis, tayangan-tayangan tertentu tidak masuk akal, alurnya keluar dari logika (tentu kita harus bisa menunjukkannya dengan logika juga).

Atau, jika tak ingin melawan, tulislah banyak hal, apapun yang kita suka. Suka bisnis tulislah hal-hal terkait bisnis seperti yang saya dan pengusaha lain (termasuk Roni Yuzirman dan kawan-kawan di TanganDiAtas) lakukan di blog masing-masing. Punya gagasan inspiratif, tulislah terus seperti Jamil Azzaini yang sebulan belakangan ini menulis blog hampir setiap hari. Atau coba lihat Bukik.com yang penuh ide-ide segar dan rajin diperbarui.  Punya cerita lucu, inspiratif, atau bahkan yang biasa saja, tulislah. Karena yang biasa di mata kita belum tentu biasa di mata pembaca. Dalam hal ini, sahabat saya yang lama kerja di negeri seberang, Donny Verdian, seperti tak pernah kehabisa energi di blognya. Blogger aktif seperti mereka bisa menjadi matahari-matahari kecil terus memancarkan cahaya konten.  Nggak tahu caranya? Baca  serial tips tentang “Menulis itu Gampang“.

Semakin banyak blogger rajin menulis blog, semakin banyak konten yang  menjadi alternatif media mainstream. Pembaca disuguhi semakin banyak pilihan. Sirami pembaca dengan konten-konten hangat dan menarik.

Tentu, kita akan menemukan blog yang dibuat untuk provokasi terkait SARA (lalu pemerintah biasanya repot berusaha memblokirnya). Itu saya sebut sebagai blog virus. Beberapa virus akan mati jika terkena sinar matahari dalam waktu tertentu. Kita akan cepat sembuh dari flu dengan berjemur matahari pagi. Blog virus akan “mati dengan sendirinya” kalau semakin banyak para blogger yang rajin menulis banyak hal, menyinari Internet dan menebarkan kehangatan.

Blogger aktif itu, pagi ini, dengan sudut pandang lain, tiba-tiba saya ibaratkan bintang hidup yang terus memancarkan cahayanya seperti matahari. Blogger tidur, yang tak menulis blog lebih dari enam bulan, itu ibarat bintang mati, yang sudah kehabisan energinya, tak mampu menghangatkan alam semesta.

stars

Mungkin pengibaratan saya agak lebai. Tapi itulah yang terlintas saat saya selesai menulis pagi ini dan melihat cahaya matahari pagi menembus jendela.

Jumlah blogger Indonesia, setahu saya sudah jutaan, meski sebagian besar ibarat bintang mati karena banyak faktor, termasuk tersapu oleh microblogging seperti Twitter dan social networking seperti Facebook.

Bangunlah wahai para blogger! Bersinarlah!

sumber gambar di sini

 

Related posts

36 Thoughts to “Blogger itu Bagai Jutaan Matahari Kecil”

  1. Wuhuuuuu sebuah manifesto blogger Indonesia
    Harusnya ini dibacakan di pertemuan akbar para blogger
    Siap menjadi matahari yang menyinari dan menghangatkan bumi!

  2. Blogger memang harus tetap ada sebagai penyeimbang berita, bahkan banyak berita2 positif yang lahir dari blogger Indonesia…!!

    🙂

  3. Jadi tambah semangat mjd Blogger 😀

  4. Terima kasih mari kita berbagi berbagi apapun demi sebuah negeri yg lebih baik

  5. aaaah suka sekali judul ini..*dalem-kena bgt* 🙂

  6. Jika ngeblog adalah sebuah perjuangan, kita semuanya akan menjadi pahlawan.. *angkat bambu runcing* 🙂

  7. Wah jadi nambah semangat untuk menulis b’karya d blog! Whooo…aaa!

  8. ayoo! sharing dan bercerita terus dengan blogging 🙂

    This is a beauty of blogging 🙂

  9. love this article! penyemangat untuk selalu konsisten dalam nge-blog 🙂
    ditunggu artikel-artikel lain tentang dunia per-blogging-an ya om nukman 🙂

  10. Blogger adalah masa depan demokrasi indonesia! dimana nanti jika orang ingin mengungkapkan pendapat dan didengar oleh jutaan rakyat tidak perlu harus menunggu telephone-nya dijawab TV, twitternya di mention ataupun tidak perlu ke Jakarta untuk demo mengemukakan pendapat. cukup dengan blog, cukup di tempat masing-masing :mrgreen: *harapan saya*

  11. Terima kasih tulisannya, om. Makin nambah semangat ngeblog 🙂

  12. ngeblog yg semangat itu konsisten,tp ttp punya value atau nilai atau sekadar info (walopun kecil) yg ingin dibagi,memberi tanpa diminta :D.
    tp terkadang juga bisa menjadi pengisi waktu luang,ato pelarian dr waktu sibuk yg menjemukan,he3

  13. Evi

    Yang mendorong saya semakin rajin menulis blog adalah otak jadi terbiasa diasah. Yang tadinya tak terpikirkan, saat menulis ide-ide yg tak terpikir sebelumnya berhamburan keluar. Saya terus menerus meningkatkan mutu tulisan, tapi seiring berjalannya waktu ada yg berubah pada gaya tulisan saya:kering humor. Kok bisa begitu yah Pak Nukman?

  14. pengamatan yg jeli, mas Nukman.
    menambah semangat untuk tetap jd ‘matahari kecil’.
    Kecil + kecil = BESAR 🙂

    salam..

  15. Keren!
    Mohon bimbingannya pak, saya baru mulai belajar nulis blog.

  16. wah terimakasih banget mas buat nulisannya jadi semangat neh mau nulis karena dari kemaren batal terus nulisnya ga ada ide gitu.. 🙂

  17. Blogger saat ini mulai kehilangan kesadaran. Nilai blogging yang mayoritasnya terkandung dalam tulis menulis ternyata kurang diperhatikan.

    Ngetwit atau update status sepertinya menjadi penghalangnya sehingga para blogger kita lupa memposting artikel di blognya. Makanya banyak blogger yang seperti bintang mati.

    Nice Article mas.

  18. bener. kata kata olahan kan lebih asik daripada asal nyeplos hehe.

    nice nice nice. Ayo bangkit para Blogger!

  19. […] Bisa jadi, pengaruh kehebohan di linimasa mempengaruhi penilaian bahwa twitter lebih luas pengaruhnya dan karena itu lebih sering digunakan. Tapi data menunjukkan bahwa blog masih dibaca dan menjadi idola. Blogger itu Bagai Jutaan Matahari Kecil. […]

  20. Wah, sangat bmencerahkan Pak. saya jadi semangat untuk nulis di Blog. Terimakasih untuk pecerahannya, akan saya bagikan ke teman-teman:)

  21. ya. saya akan bersinar!
    *mendadak keluar sinar dari semua lubang di tubuh*

    😀

  22. […] karena tingkat kemalasan yang naik, tapi blogger amatiran ini akan terus menulis seperti kata kang nukman; “Blogger aktif bisa menjadi matahari-matahari kecil yang terus memancarkan cahaya […]

  23. hahaha…
    matahari kecil, berjuta-juta..
    aduh, sebagai blogger pemalas (yang banyak malasnya di banyak bidang, hehek) saya akhirnya menyebut blog saya sebagai, Lemari Arsip. tentu saja lemari itu bisa diakses siapa saja yang iseng (atau mungkin sengaja) ingin mengaksesnya 😀
    yepz! let’s keep on, blogging 😀

  24. Wah jadi makin semangat setelah baca tulisan ini!!!…

  25. Alhamdulillah…saya termasuk blogger yang mencoba bangun kembali pak setelah 2 tahun vakum tidak nulis 🙂

  26. […] sentuh lagi agar matahari kecil ini dapat menyinari bumi yang gersang karena blogger itu bagaikan jutaan matahari kecil  yuk kita mulai menghiasi blog kita masing2 kali ini saya akan coba shering software typing master […]

  27. Assalamualaikum Bang Lukman, salam kenal aku yg sebentar ini baru kenal abang lewat bolg ini, kagum aku pada abang yg optimis, walau bloger udah kurang diminati dari yg laennya..tapi abang tetap optimis. Bang..tolong aku diberi masukan seberapa banyak org yg pro dan kontra dgn Ibu siti fadilah supari selama menjadi mentri, dan apa alasan nya beliau diberhentikan ditengah jalan, disaat kebijakannya berpihak pada negara?, apa sebetulnya motif pemberhentian ibu siti fadhilah, bagaimana pula motif pengangkatan ibu endang setya ningsih ini…Help me Bang…Wassalam.

  28. hidup blogger indonesia. mari terus MENULIS SEUMUR HIDUP. hehe…

  29. apapun yang terjadi, saya akan terus berbagi ilmu melalui blog kesayanganku :D, terima kasih atas sharingnya, jadi tambah semangat.

  30. Bagi saya menjadi seorang Blogger adalah menjadi suatu kebanggaan tersendiri karena bibit manusia yang berkualitas akan terlihat bagaimana dia menulis untuk blog nya, bagaimana dia merangkai blognya sehingga sekaligus merupakan sebagai karya seni yang dapat dinikmati oleh banyak orang dan menjadi sumber inspirasi dan informasi

    Nice post bang Nukman..
    Happy Blogging..!

  31. Wah.. menyegarkan sekali tulisannya… 🙂

    bikin tetep semangat mau nulis… 🙂

    akhir2 ini paling ga sebulan sekali ni om nukman saya nulis di blog… 🙂

    setidaknya bisa menyegarkan dan menyinari diri sendiri dulu…

  32. Apapun yang terjadi, kita harus terus ngeblog saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air 🙂

  33. Menarik dan menginspirasi pak…makasih

  34. “Atau, jika tak ingin melawan, tulislah banyak hal, apapun yang kita suka. Suka bisnis tulislah hal-hal terkait bisnis seperti yang saya dan pengusaha lain (termasuk Roni Yuzirman dan kawan-kawan di TanganDiAtas) lakukan di blog masing-masing. Punya gagasan inspiratif, tulislah terus seperti Jamil Azzaini yang sebulan belakangan ini menulis blog hampir setiap hari. Atau coba lihat Bukik.com yang penuh ide-ide segar dan rajin diperbarui. Punya cerita lucu, inspiratif, atau bahkan yang biasa saja, tulislah. Karena yang biasa di mata kita belum tentu biasa di mata pembaca. Blogger aktif bisa menjadi matahari-matahari kecil terus memancarkan cahaya konten.”

    Bagian tulisan Kang Nukman ini yang membuat saya semangat lagi…

  35. menginspirasi bangat nih terimakasih dan sukses selalu salam blogger

  36. Harus tetap ada dan kolaborasikan dengan medsos.
    trims

Leave a Comment