home
Entrepreneurship, Inspirasi

Facebook: Bisnis yang Menciptakan Bisnis Baru

Posted on May 19, 2009

commentsComment: 36 Comments

Salah satu fenomena online dua tahun terakhir ini adalah Facebook. Situs jejaring sosial ini mengharubirukan rakyat AS dalam kampanye Obama, kemudian mewabah di seluruh dunia. Kalau mau, Facebook bisa mendirikan negara online mengingat anggotanya mencapai 200 juta jiwa, setara sebuah negara besar. Sebentar lagi masyarakat Facebookiah akan mengalahkan jumlah rakyat Indonesia. Sungguh fenomelan. Tapi fenomena Facebook kini merambah ke bidang lain: bisnis.

Soal sang pencipta Facebook, Mark Zuckerberg, yang tahun lalu menjadi pengusaha terkaya di dunia paling muda versi Forbes, sudah banyak yang tahu. Pada saat yang sama, barangkali juga banyak yang sudah tahu, meski jumlah penggunanya melesat tajam, Facebook kesulitan menemukan model bisnis untuk meningkatkan income perusahaan. Namun, di kala krisis finansial melanda seluruh dunia tahun lalu, dan berdampak buruk ke hampir semua perusahaan, Facebook justru tumbuh. Perusahaan yang menaungi 800 karyawana tersebut membukukan nilai penjualan sekitar US$ 300 juta tahun lalu.  “Kami sedikit dari perusahaan dunia yang masih bisa tumbuh di tengah resesi,” kata Mark Zuckerberg.

Tahun ini, pertumbuhan akan semakin tinggi. Jumlah karyawan Facebook akan mencapai angka seribu orang tahun ini. Pada saat yang sama, nilai penjualan Facebook pada tutup tahun 2009 nanti diperkirakan mencapai US$ 500 juta alias lima triliun rupiah dengan kurs 1 USD = Rp 10 ribu. Kenaikan 40% di tengah resesi jelas prestasi yang fenomenal.

Namun, ada yang tidak kalah fenomenalnya. Facebook berhasil menciptakan sebuah lingkungan bisnis bagi pihak lain dengan nilai yang juga luar biasa besar. Facebook mempersilahkan siapa saja untuk membangun aplikasi dan game di Facebookasal memenuhi standarnya. Tahukah anda berapa nilai bisnis yang berhasil diraup oleh para pembuat aplikasi di Facebook? Venturebeat memperkirakan, uang senilai USD 500 juta akan masuk ke kantong para pembuat aplikasi Facebook tahun ini. USD 500 juta? Ya, betul. Itu artinya sama dengan income yang diraih Facebook pada tahun yang sama.

Bahkan ada yang berani meramalkan pasar aplikasi Facebook itu akan melampai angka tersebut. “Saya tidak akan heran jika pendapatan para pembuat aplikasi Facebook akan lebih besar ketimbang pendapatan Facebook tahun ini,” kata Tim O’Shaughnessy, CEO LivingSocial, salah satu pembangun aplikasi terpopuler di Facebook. 

Apa artinya?

Facebook berhasil membuat penciptanya kaya raya …

Facebook berhasil menentramkan para investornya dengan pertumbuhan salesnya ….

Facebook telah membuka lapangan kerja begitu banyak dengan prospek karir yang cerah ….

Bahkan Facebook membuka bisnis baru untuk pihak lain — para pembuat aplikasi, pembuat game, dan sejenisnya yang memanfaafkan platfrom Facebook — dengan skala bisnis yang lebih besar dari Facebook sendiri….

Facebook bukan kaya untuk diri sendiri. Facebook bahkan lebih mengkayakan pihak-pihak lain.

Bookmark and Share

36 Responses to “Facebook: Bisnis yang Menciptakan Bisnis Baru”

  1. Donna says:

    Itu artinya Facebook untuk kawasan Asia belum akan tutup (karena menghabiskan bandwith tapi minim revenue) dalam waktu dekat kan Pak?

    Hore!!! :D

  2. wow …. luar biasa … wah, kira2 mau bikin bisnis apa ya, yang bisa dipasarkan via facebook?

  3. Ketika sedang resesi pun FB masih bisa membukukan penjualan sebesar USD 300 juta. Ngomong-ngomong nilai penjualan itu berasal dari mana: jualan iklan, ya?

    Dulu ketika Microsoft baru saja menyuntikkan modal, iklan di FB berasal dari jaringan iklan Microsoft. Sekarang iklan dari Adwords pun nongol di FB. Apakah iklan ini yang menghasilkan 300 juta tadi?

  4. opick says:

    wah…facebook telah merubah dunia..baik offline maupun online ya pak.nukman.

  5. Okto Silaban says:

    Berarti perusahaan pembuat FB Apps juga berpeluang besar juga buat mendapat pemasukan?

    (thinking) (evilsmirk)
    *eh.. salah tempat.. :P

  6. #3. Jalansutera, ya sebagian besar pendapatan Facebook berasal dari iklan

    #5. Okto, betul, justru peluang besar bagi pembuat aplikasi FB untuk mendapatkan income baik dari iklan maupun dari lain-lain

  7. kawasan Asia sudah ada peluang sepertinya..coz ada beberapa iklan di facebook yang mengiklankan beberapa bisnis di kawasan Asia…hehe..

  8. deteksi says:

    dan kenapa itu semua dimiliki sama orang luar sana? apakah pakar marketing online indonesia belum mampu menciptakan produk fenomenal seperti itu?

  9. ardian says:

    Luar biasa pak, ini kali yang dimaksud dengan the power of giving..facebook menjadi besar dan akan sangat kaya karena membuat banyak pihak kaya raya juga..

    dan semua masih gratis..buat kita pengguna juga serasa menemukan oase utk curhat…he.he.he

    sukses pak..!

  10. Saya adalah salah satu orang yang memanfaatkan facebook sebagai “ajang” jualan. Beberapa client pun datang kepada kami melalui facebook. Lumayan berasa pengaruhnya, apalagi kalau sesama member ternyata saling kenal, istilahnya kalau mau ditelusuri, ternyata ada client kami yang kenal dengan client berikutnya.

    Mungkin Facebook sendiri bisa diibaratkan dengan Apple. bisnis yang juga menciptakan bisnis baru, khususnya aksesoris. Seperti sarung ipod, protector untuk macbook, laptop sleeve, imac, pwx ball. Sebelum mac/ipod menjamur, saya jarang melihat aksesoris bagi merek lainnya yang lucu-lucu, menarik, dan berbeda.

  11. Made says:

    aplikasi Living Social emang paling diminati tuh

  12. arwansyarief says:

    saya ingin bertanya,jenis usaha apa yg dapat kita lakukan untuk kondisi face book yang menjadi fenomena ini? mohon jawaban bapak,terimakasih.

  13. #8. Deteksi, menurut Deteksi sendiri kenapa begitu?

    #10. Bernardo, selamat ya, bisa menggunakan Facebook dengan baik untuk bisnis anda.

    #12. Arwan, pertanyaanya bisa diperjelas? terlalu umum untuk dijawab

  14. Jonru says:

    Alhamdulillah,
    Saya juga sudah merasakan, betapa Facebook sangat efektif buat promosi dan marketing :)

  15. Kabbulampe says:

    Bagus nih FB klo gitu, Jadi Pemerintah yang akan datang kalo mau berantas korupsi bisa pasang iklan yg isinya “Barang siapa yang mempunya data2 KORUPTOR yang bisa di pertanggungjawabkan, maka akan di berikan imbalan yang memuaskan 2xlipat”. Se andainya tdk ada korupsi di NKRI maka pemikiran bangsa kita bisa melebihi pencipta FB.

    Salam
    Kabbulampe Tenrirafii

  16. Bambuzz says:

    kalau liat traffic nya facebook memang bikin ngiler.

    Cuman anda satu kekurangan facebook ads dibanding adwords, memasang iklan di facebook kurang targeted, lagi buka apa iklannya apa, mungkin itu juga kenapa facebook belum BEP di Indonesia.

    Tapi yahh.. tetep aja pingin buat web seperti facebook, meski nga terlalu keren dan masih versi Beta tapi setidaknya boleh dicoba2 deh.

    Yang ini asli made in Indonesia!
    Klik http://www.bambuzz.com

    Nah siapa tahu ada yg mau ngembangkan aplikasinya, dijamin nga akan kaya, wong Bambuzz nya sendiri belum kaya.. hehehehe…

  17. Okto Silaban says:

    Bener.. sih. Seorang teman punya warung makan di daerah Concat, Jogja.. Dengan promosi biasa di Facebook *comment di wall, message manual..*, dalam satu bulan dia dua kali dapet order rombongan turis dari Jakarta.

    Ampuh juga..

  18. -GoenRock- says:

    Saya belom bisa bikin aplikasi Facebook, tapi udah pernah nyoba ngiklanin bisnis saya lewat FB, alhamdulillah saya dapet keuntungan dari itu :mrgreen:

  19. Butik Mozart says:

    Alhamdulillah.. perkembangan Facebook dari sisi bisnis membuat kami bertambah optimis untuk mengelola butik online kami yang masih sangat sederhana & low-cost.

    Saat ini kami manfaatkan Facebook sebagai salahsatu media promosi kami berjualan tas-tas wanita dengan target pasar lokal. Meskipun belum terlaksana untuk memasang iklan di Facebook, terbukti respon telah berdatangan kepada kami dari calon pembeli yang juga pengguna Facebook dan tlah terhubung dengan akun Facebook kami.

    Pertanyaan kami, bagaimana caranya mengoptimasi fitur-fitur Facebook lebih ‘dalam’ lagi untuk mendukung penjualan dari toko online? Ada workshop spesifik tentang ini gak, pak Nukman? Makasih :)

  20. rhe maniess says:

    Wahhh betul kata anda pak….. kalau saya pikir2 munculnya facebook akan menambah peluang bisnis bagi yang lain… SIP banget analisanya

  21. hakam says:

    wah peluang bisnis baru, ada kelemahan jumlah pertemanan di FB dibatasi kalau melebihi ketentuan akan diblokir FB kita…
    http://hakam_beautifulplaces.blogspot

  22. ayip_eiger says:

    ada pengalaman konyol dari teman saya yang memanfaatkan app facebook sebagai ajang marketingnya. Dia membuat suatu kuis menarik tentang makanan favorit, dan pertanyaan-nya nampak sangat berkualitas, tapi tentu saja hasil dari kuis-nya “selalu” orang tersebut paling cocok makan makanan produk yang ia jual. Wekekeke, sekaligus dia menambahkan waktu & tempat dia berjualan..

    Sebenarnya ide nya cukup sederhana, tapi ternyata influencenya cukup besar, apalagi kalo kuis tersebut tersebar ke teman-temannya yang lain..

    FB memang punya potensi yang amat besar jika kita mampu menggali dan melihat peluang itu dengan seksama.

  23. amang tda says:

    facebook memang menumbuhkan peluang peluang bisnis lain. Pertanyaannya, manfaat dan peluang apa ya selain iklan di facebook ? Pasang iklan di facebook ternyata lebih banyak menghasilkan user yang hit toko online saya kalau dibanding dengan google adwords. Tapi apakah segment user tersebut sudah sesuai dengan market kita ya pak ? Kenyataannya walau user hit banyak dari facebook, tapi pembelian belum tentu

  24. podelz says:

    Facebook juga bisa menjadi salah satu produk bagi para media agency :D:D

  25. chodirin says:

    para pembuat applikasi mesti berterima kasih pada FB, karena FB sebenarnya bisa mengakuisisi aplikasi yg berjalan pada FB, atau minimal minta bayaran pada pemasang aplikasi FB. Tapi itu tidak mereka lakukan. Mereka gak rakus2 amat kayak kita.

    Justru hal itu makin menumbuh kembangkan pasar FB.

  26. Facebook benar-benar hebat. It helps my business directly, low budget high impact!!

  27. kakday says:

    Okto Silaban : warung makan mana boz, iga2 bukan :D ,panasaran warung nya

  28. arta says:

    salam kenal pak

    hebat juga y facebook
    sepertinya lagi booming2nya fb
    mmm…mesti para marketer manfaatin bnr tuh FB

    skali lagi mumpung lg booming…

  29. dian says:

    wow luar biasa untuk facebook. kaya gitu kok mau diharamkan sih?? padahal manfaat fb tuh besar..

  30. arwansyarief says:

    Pak Nukman Luftfie,
    Pertanyaan saya adalah:
    Dengan fenomenanya facebook ini,dapatkah kita menghasilkan uang?dan bagaimana caranya untuk menghasilkan uang?terimkasih.

  31. sway says:

    begitu pesatnya facebook berkembang, sampai ada yang mengharamkannya…..

  32. gilang says:

    hi,
    help me, my facebook has been disabled,
    I apologize that – the large, I do not know what the error was that I do. I will not be presumptuous.
    What Facebook is active again?
    I am from Indonesia, sorry if my words are less clear.

    thank a lot

  33. David Odang says:

    Facebook memang fenomenal, systemnya bagus berbeda dengan social networking lainnya.

  34. Dwi Wahyudi says:

    Met siang pak, saya yudi salah satu peserta Gawai Blogger 2009 di Kalimantan Barat beberapa waktu lalu. Ma kasih banyak buat ilmunya pak, semoga bisa bermanfaat bagi saya. Aminn…
    Btw, saya ada buat review acaranya tuh pak. Seandainya ada waktu bisa sekali-kali berkunjung ke blog saya. Terima Kasih……

  35. Alfisyahrin says:

    Zaman telah berubah, kini social media menjadi rajanya. Sudah saatnya promosi dan pemasaran dialihkan ke media facebook…

Leave a Reply

Twitter

Follow   

Twitter FB Email RSS

Search   


Recent Comments   

Chakenphat:

Wahhh :-O Warren Buffett Boss Freeport McMoRan tuh :-D Salut pak , mga aja dia ngebaca komentar gw :-D...

erik:

jadi ingat film “enemy of the state”nya will smith…

Alif:

benar, sama dengan yang saya alami, seharusnya kita lebih bangga menggunakan bahasa indonesia. Jika Prancis...

Aplikasi Koperasi:

sungguh beruntung….

Anggara:

kalau di proteksi akunnya apa ya tetap ruang publik mas?