home
Tips Bisnis

Strategi Menembus Pasar Luar Negeri Melalui Internet

Posted on October 27, 2008

commentsComment: 79 Comments

 

Krisis ekonomi Amerika Serikat yang terjadi Oktober 2008 ini sudah mengimbas ke seluruh dunia. Meski tidak seberat negara lain, Indonesia sudah merasakan imbas badai ekonomi negeri Paman Sam tersebut. Index Bursa Efek Indonesia ikut anjlok. Harga saham berguguran. Eskpor diperkirakan bakal menurun karena daya beli AS, negara kedua terbesar tujuan ekspor Indonesia, melorot drastis. Tidak heran jika Asosiasi Pertekstilan Indonesia sudah menyatakan bahwa target penjualan tahun ini yang sebesar US$ 11 miliar tak akan tercapai.  Meski demikian masih ada titik-titik cerah untuk ekspor.

Majalah SWA edisi terbaru, yang hadir dengan sajian utama Export Champion 2008, membuka titik-titik cerah tersebut.  Edisi majalah yang terbit 23 Oktober 2008 itu mengungkapkan bagaimana para para jawara ekspor itu, seperti Sinar Antjol, Ungaran Sari Garment menaklukkan pasar global. Saya sendiri diminta majalah SWA untuk menuliskan kolom mengenai bagaimana menembus ekspor via Internet.

Di bawah ini kolom saya di SWA.  

Strategi Menembus Pasar Luar Negeri Melalui Internet

Oleh: Nukman Luthfie

INTERNET adalah sebuah jaringan komputer dunia, yang tidak mengenal batas antara negara. Kita bisa terhubung dengan siapa saja di belahan dunia lain melalui Internet dengan begitu mudahnya.  Dengan karakter seperti  itu, semestinya Internet dapat dimanfaatkan sebagai medium untuk menembus pasar ekspor. Kita bisa menenjual barang ke manca negara tanpa harus melalukan pameran di luar negeri atau bertemu langsung dengan calon buyer secara lansung.

Jika kita berhasil menembus pasar ekspor hanya melalui Internet, maka margin usaha kita akan tinggi, mengingat salah satu biaya terbesar eksportir adalah biaya promosi roadshow di luar negeri.

Bagaimana strateginya? Di bawah ini saya uraikan beberapa strategi mendasar yang wajib dilakukan.

 

Memiliki Situs Web yang Sesuai Pasar.

Memiliki situs web adalah langkah pertama yang harus dilakukan untuk menembus ekspor via Internet. Melalui situs web inilah calon pembeli mendapatkan informasi selengkap mungkin mengenai siapa kita, barang apa saja yang diproduksi, berapa besar kapasitas produksi, bagaimana kualitas barang, serta informasi pendukung lainnya. Anggaplah ini sebagai catalog produk yang biasanya dicetak oleh para eksportir dan disebarluaskan ke calon-calon buyernya di berbagai Negara. Bedanya, di situs web kita bisa memperbarui produk-produk dengan mudah dan cepat sehingga calon buyer selalu mendapat informasi terbaru.

Tentu saja, situs web bukan hanya pengganti katalog produk. Situs web juga sebuah media komunikasi yang interaktif dengan calon pembeli. Oleh karena itu, situs web harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk berkomunikasi langsung, baik dalam bentuk email maupun chat.

Kecuali itu, karakter situs harus disesuaikan dengan karakter pasar. Jika ingin lebih mudah menembus pasar Eropa misalnya, desain situs web sebaiknya sederhana, klasik, tanpa animasi aneh-aneh, karena memang seperti itulah kebanyakan karakter desain Eropa. Sebaliknya, jika ingin menembus Amerika Serikat, karakter desain yang modern kreatif akan mempermudah orang Amerika untuk tertarik membuka situs web kita.

Untuk bahasa, apa boleh buat, bahasa Inggris adalah sebuah keharusan. Namun jika ingin lebih efektif lagi menembus Eropa, buat beberapa versi bahasa untuk negara-negara yang lebih nyaman dengan bahasa ibunya, misalnya Perancis dan Spanyol.

 

Search Engine Friendly

Pengguna Internet memiliki perilaku khusus dalam hal mencari informasi  produk. Mereka tidak terlalu suka langsung masuk ke situs web sebuah perusahaan dan mencari informasi produknya di sana. Mereka lebih senang mencarinya melalui search engine seperti Google, Yahoo!, MSN Live dan lainnya. Statistik dari berbagai lembaga riset menunjukkan, sekitar  68% pengguna Internet mencari informasi produk melalui mesin pencarian.

Oleh karena itu, wajib hukumnya memiliki situs web yang search engine friendly. Situs yang memenuhi standar ini akan mudah dan cepat diindeks oleh berbagai search engine utama, seperti Google, Yahoo! dan MSN Live. Banyak perusahaan yang seringkali abai dengan hal-hal semacam ini. Perhatian mereka lebih terfokus pada tampilan – indah tidaknya – sebuah situs. Padahal, search engine friendly ini justru memiliki nilai startegis agar mudah dicari pengguna Internet.

 

Menguasai  Keyword yang Tepat

Jika kita berjualan furniture, maka kita harus melakukan audit, apakah ketika pengguna Internet mengetik keyword atau kata-kata kunci yang berkaitan dengan furniture itu, situs kita berada di halaman hasil pencarian yang strategis? Tidak harus no nomor satu hasil pencarian. Berada di halaman satu hasil pencarian sudah cukup bagus. Bagaimana pun, pengguna Internet masih rela membaca hasil pencarian sampai halaman ke lima.

Meski demikian, penguasaan kata kunci pun perlu strategi khusus. Saya sering bertemu dengan pemilik situs yang bangga bahwa kata kunci nama domiannya menduduki nomor satu hasil pencarian di search engine. Sebenarnya itu hal yang biasa saja. Yang justru harus diriset dengan serius adalah, kata kunci apa yang diketik oleh calon buyer kita berkaitan dengan produk yang kita tawarkan. Ketika kita menjual handphone misalnya, akankah menggunakan kata kunci handphone, mobile phone, atau cell phone? Memahami istilah-istilah yang berkaitan dengan produk yang kita jual ke negara-negara tertentu amat strategis dalam menembus ekspor.

 

Promosi Online

Meski calon buyer akan datang dengan sendirinya jika situs kita search engine friendly dan menguasai keyword yang tepat, tetap saja sebuah web yang berorientasi penjualan harus dipromosikan dengan serius untuk mendapatkan pengunjung berkualitas. Sedikitnya ada tiga hal yang penting dilakukan.

Pertama, bergabung dengan e-marketplace dunia, seperti Alibaba.com, Globalsources.com dan eBay.com serta emarket place vertical yang sesuai dengan produk yang kita jual. Di tempat maya itulah para buyer dan seller seluruh dunia bertemu.  Memang di sana persaingan amat ketat, banyak penjual produk yang sama dari negara lain atau bahkan dari sesama perusahaan Indonesia. Namun dari situlah kita akan mudah ditemukan oleh calon pembeli yang serius.

Kedua, bergabung dengan social networking dunia. Karena yang bergabung di social networking itu manusia, maka sebaiknya eksekutif perusahaan, bukan perusahaanya, yang bergabung ke socian networking itu. Jika ingin menembus pasar luar negeri, maka salah satu yang saya rekomendasikan adalah Linkedin.com. Inilah jaringan social dunia maya para eksekutif dan pebisnis dunia. Masuklah ke sana, bergabunglah dengan kelompok-kelompok orang yang diasumsikan membutuhkan produk kita. 

Ketiga, promosi melalui Google Adwords, yang amat bermanfaat ketika kita tidak mampu menguasai keyword-keyword tertentu.

 

Paham Seluk Beluk Ekspor

Ini langkah strategis yang harus disiapkan jauh-jauh hari. Percuma saja kita mendapatkan banyak potential buyer jika kita pada akhirnya tidak bisa mengirim barangnya ke negara tujuan karena tidak paham prosedur ekspor. Hal lain yang harus jadi perhatian adalah soal pembayaran. Kita harus paham betul soal LC dan prosedur pembayaran gara jangan sampai kita tertipu. Selalu ada saja peluang kita ditipu oleh buyer yang mau menerima barang tapi enggan membayar. Apalagi di dunia Internet, di mana kita tidak pernah bertemu dengan buyer kita. 

Oleh karena itu, lengkapilah diri dengan ilmu ekspor impor.

Selamat menembus pasar luar negeri melalui dunia maya!

 

Penulis adalah CEO Virtual Consulting, www.virtual.co.id, perusahaan konsultan strategi Internet.

Seperti dimuat di majalah SWA no 22/XXIV/23 Oktober- 2 November 2008

 

Bookmark and Share

79 Responses to “Strategi Menembus Pasar Luar Negeri Melalui Internet”

  1. luthfi says:

    ayo dong pak nukman nulis lagi.. tak tunggu updatenya yg keren keren..

  2. David Odang says:

    Mungkin sedikit ide bagaimana bila membuat website toko online indonesia untuk para penjual dari indonesia.

    Jadi setiap penjual bisa membuat toko online dalam website toko online indonesia tersebut untuk menjual produk ke luar negeri dengan memanfaatkan sistem dari website tersebut.

    Dan pengelola website toko online indonesia tersebut mendapatkan penghasilan dari biaya member atau biaya penampilan produk yang dijual.

    Dan manfaat dari pengguna (penjual), bisa memanfaatkan sistem yang sudah jadi dari website tersebut.

    David

  3. cempluk says:

    pemaparan yg sangat menarik pak nukman..pengen rasanya menjadi eksportir indonesia..hehehe

  4. arif says:

    lah.. kok lama nggak upadate pak? sibuk berlibur ya?…..

  5. Wahyu Liz says:

    salam tda
    mau export tapi report, dulu sewaktu masih jualan herbal, waduh susahnya nyari HACCP..sekarang gak lagi, berkat tidak export, he he

  6. ismoyo says:

    Assalamu’alaikum Pak Nukman

    Pemaparan yg sangat keren. Kami kangen kedatangan pak Nukman di Bali lagi. Semoga kita bisa mengundang bapak dalam waktu dekat ini untuk memberi pencerahan dalam menghadapi krisis ekonomi global di dunia pariwisata.

    Wassalam

  7. Samuel R says:

    Salam TDA

    Suatu tulisan yang sangat baik dari Pak Nukman. Mungkin bisa saya sedikit tambahkan adalah satu keunggulan bisnis melalui internet untuk menembus pasar global adalah sistem promosi 24/7 selama 365 hari nonstop, jadi dengan adanya website sama saja kita promosi dengan membuka toko kita nonstop, setiap saat orang diseluruh penjuru dunia dengan mudah melihat produk yang kita tawarkan.

    Dan juga sama seperti kita mengikuti suatu EXPO ke seluruh dunia sepanjang waktu dengan pengunjung yang mencpai ratusan ribu perhari tapi dengan biaya yang relatif murah dengan menggunakan portal internet seperti http://www.alibaba.com.

    Dan sedikit informasi, saat ini untuk Alibaba.com sudah masuk ke Indonesia untuk mempermudah para pengusaha di Indonesia mendapatkan pembeli dari luar negeri.

  8. marciano says:

    Thanks atas tipsnya

  9. dewi says:

    mantap pak blognya, internet market is awesome …

  10. tovich says:

    Terima Kasih banyak atas Tipsnya.
    Belajar Internet Market sudah dapat pak,
    Belajar Seluk beluk Ekspor dimana yah ?
    ada yang online gini gak ?

    Thanks, atas berbaginya.

  11. May, Marcel says:

    Internet is the best………….

    jayalah INDONESIA

  12. amang says:

    Setuju Pak Nukman..

    Sangat setuju dengan tulisan Bapak.
    Banyak teman teman kita di komunitas pengusaha Tangandiatas.com TDA sudah meng export ke semua negara.

    Salam FUUNTastics from TDA members

  13. dh,

    Pak saya ingin menanyakan caranya proses jual beli antar pulau (dalam negeri) syaratnya apa aja ? (ijin-ijin dsb)

    Terima kasih.

    Wongso

  14. Ratna says:

    Saya sanagat setuju pak nukman, semua UKM diera ini wajib online sehingga tidak harus menjadi tanggaung jawab pemerintah melulu.

    UKM Harus Mandiri dengan Online Marketing.

    Thanks.

    Ratna

  15. Nice artikel pak…thx a lot..sangat berguna buat saya yang baru mulai belajar berbisnis online..keep writing and sharing ya pak..! salam TDA…. :)

  16. artikel nya penuh inspirasi…Thanks Pak Nukman !

  17. mangyus says:

    Saya malah ingin memulainya…
    masi nyari en nyoba2..hehehe
    biar terbiasa

  18. sfdsf says:

    Situs yang memenuhi standar ini akan mudah dan cepat diindeks oleh berbagai search engine utama, seperti Google, Yahoo! dan MSN Live. Banyak perusahaan yang seringkali abai dengan hal-hal semacam ini. Perhatian mereka lebih terfokus pada tampilan – indah tidaknya – sebuah situs. Padahal, search engine friendly ini justru memiliki nilai startegis agar mudah dicari pengguna Internet.

  19. Thomas Gunawan says:

    tidak mudah pak
    infrastruktur pos indonesia lemah sekali
    untuk retail di ebay saya berusaha menjual aloe vera ekstrak harga 5usd mengirimnya harus 30usd ongkosnya, bagaimana bisa bisnis seperti ini?? anehnya orang us bisa mengirim dengan usps nya dengan ongkos 5usd ke indonesia.

    memang kadang2 tidak ada dukungan pemerintah juga untuk berkembang dan bersaing global

  20. Yudi Rahono says:

    Website baru kami membutuhkan artikel artikel seperti ini terima kasih mohon ijin untuk bookmark.
    Terimakasih Artikelnya sangat membantu saya

  21. Ria says:

    Artikelnya sangat membantu sekali mas…saat ini saya lagi berusaha mencari buyer dari luar negeri.

  22. irf says:

    Menarik sekali pak artikelnya, ditunggu artikel selanjutnya mengingat persaingan bisnis internet makin ‘saturated, Thanks^

  23. adit says:

    Artikelnya menarik, kebetulan saya lagi mau menjalankan bisnis dengan pasr luar negeri.

  24. kami toko burung onlaine,menjual berbagai jenis burung kicauan yang berkuwalitas seperti,kenari,cucak rowo,muray batu medan dan lovebird,semua burung yang kami jual ada yang hasil tangkaran sendiri dan ada juga yang hasil tangkapan hutan,untuk info lebih lanjut silahkan hubungi 0812 6055 8155 atau kunjungi websaite kami di http://www.club-burung.com
    terima kasih

  25. Bayuaji says:

    Memang pasar internet itu tak terbatas, apa saja bisa dijual lewat internet, bahkan saya pernah jualan batubara yang beli orang India, padahal itu bukan batubara saya alias saya hanya broker, asal risetnya bagus, terutama negara pasar yang kita tuju, terus pemilihan strategi SEO on page dan off page yang maksimal, siap-siap dilirik pasar Internasional, Go Internet Marketer Indonesia…

  26. nendi says:

    tulisan ini yang saya tunggu dari dulu. mudah-mudahan saya bisa bermain untuk di dunia ekspor. dengan internet marketing. suksess

  27. sutopo says:

    wah sya bantu do’a aja ..
    semoga orang2 dalam negeri pada jago SEO (search engine optimization)

  28. Adi Supriadi says:

    tulisan yang menarik, semoga UKM2 yang ada di Indonesia bisa segera menembus pasar luar negeri

Leave a Reply

Twitter

Follow   

Twitter FB Email RSS

Search   


Recent Comments   

Aplikasi Koperasi:

sungguh beruntung….

Anggara:

kalau di proteksi akunnya apa ya tetap ruang publik mas?

NASA:

Menghindari pencatatan digital memang harus dilakukan sedari dini, sudah banyak sekali program perekam data...

Muhammad Nopriansyah:

sungguh bermanfaat tulisan ini.keebanyakan orang pasti tidak sadar akan tidak adanya privasi...

afri:

Balada lupa password ternyata bukan cuma saya pemerannya ( Akun blog sampai tiga, yang dua mampus tak terurus,...